Dekan FISIP UI: Penyampaian Pendidikan Pancasila Perlu Rumusan Tepat

- Editor

Sabtu, 25 November 2023 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEPOK, Mediakarya – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) Prof. Semiarto Aji Purwanto menyatakan penyampaian pendidikan Pancasila kepada generasi muda diperlukan rumusan yang tepat agar sampai kepada mereka dengan benar.

“Sekarang ini kan para generasi muda sangat mudah mendapatkan informasi dari google, youtube dan lainnya. Jadi perlu cara yang tepat dalam penyampaian materi Pancasila,” kata Prof. Semiarto Aji Putranto saat membuka acara diskusi Telaah 25 Tahun Implementasi Pancasila di Era Reformasi di Aula Juwono Sudarsono di FISIP UI Depok, Sabtu.

Prof. Semiarto Aji Putranto mengatakan bahan ajar Pancasila dengan menggunakan buku-buku teks sepertinya sudah tak relevan lagi saat ini. Sehingga perlu dicari cara yang tepat dalam mengajarkan Pancasila generasi milenial.

Jadi, kata dia pembelajaran Pancasila perlu pengembangan materi-materi dalam pendidikan formal.

Lebih lanjut Prof. Semiarto Aji Putranto mengatakan setelah 25 tahun pasca reformasi Pancasila sebagai dasar negara hingga saat ini masih sangat relevan dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara meskipun situasi geopolitik dunia yang berubah.

“Pancasila menjadi karakter bangsa Indonesia,” katanya.

Sementara itu Dosen IPB Prof. Sedarnawati mengatakan generasi muda sekarang terpengaruh oleh globalisasi dipicu majunya teknologi, yang membuat budaya milenial saat yang mau gampangnya saja, tak mau ambil risiko.

Baca Juga:  Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE

“Jiwa patriotisme lemah, adanya ancaman tantangan hambatan dan gangguan. Sebagai indikasi wawasan kebangsaan yang memudar,” katanya.

Untuk itu, kata dia ideologi Pancasila perlu terus diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Adanya pemikiran baru jangan sampai menghilangkan nilai-nilai pancasila,” katanya.

Sedangkan Dosen Universitas Tarumanegara Dr. Raja Oloan Tumanggor mengatakan Pancasila merupakan pedoman perilaku moralitas dan etika individu dan masyarakat.

“Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara perlu diterapkan nilai-nilai Pancasila,” katanya, dilansir dari antara.

Dalam acara tersebut hadir sejumlah dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia misalnya dari IPB University, Universitas Borneo Tarakan, Kalimantan Utara, Universitas Taruma Negara dan lainnya.

Dosen politik Universitas Indonesia (UI) Reni Suwarso mengatakan diskusi ini nantinya bukan hanya di UI saja tetapi juga di kampus lainnya di Indonesia.

Reni juga mengatakan hasil diskusi juga akan menjadi naskah akademik dan akan diserahkan kepada presiden terpilih 2024. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah
Kendalikan Alih Fungsi Lahan, Pemkab Nisel Gelar Uji Publik Raperda LP2B

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Berita Terbaru

PAM JAYA raih predikat 'sangat baik',

Ekonomi & Bisnis

Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:13 WIB