CBA Endus Dugaan Korupsi Dalam Pengadaan Proyek Pompanisasi di DKI Jakarta

Direktur eksekutif Center of Budget Analisis (CBA) Uchok Sky Khadafi

JAKARTA, Mediakarya – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didesak segera mencopot ‎Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Ika Agustin Ningrum. Hal tersebut menyusul adanya dugaan korupsi pengadaan dua proyek pompanisasi di DKI Jakarta kepada PT. Nindya Karya pada realisasi tahun anggaran 2025.

‎Direktur Eksekutif Center For Budget Analisis (CBA), Uchok Sky Khadafi menuding bahwa Ika Agustin Ningrum menunjukan keberpihaknannya kepada PT. Nindya Karya. Namun di balik kebaikan itu, Kadis SDA patut dicurigai lantaran perusahaan plat merah tetsebut secara historis mempunyai rekam jejak kelam.

‎Menurutnya, dalam kasus Dermaga Sabang, PT Nindya Karya terbukti terlibat korupsi pembangunan dermaga dengan potensi kerugian negara mencapai Rp313 miliar.

“‎Seperti, dalam kasus Jalur Kereta Api Besitang – Langsa, perusahaan ini diduga ikut dalam praktik pengaturan lelang dan pemberian fee kepada pihak-pihak terkait proyek jalur kereta api,” ungkap Uchok dalam keterangannya, Sabtu (72/2026).

‎Uchok mengungkapkan, pada tahun 2025, Ika Agustin Ningrum diduga memberikan dua proyek pompanisasi Sistem Tata Air Pompa Kayu Putih dan Pompa Kampung Sawah serta Sistem Tata Air Pompa Cilincing KBN kepada PT Nindya Karya.

“‎Seharusnya, PT Nindya Karya tidak layak menang tender dalam dua proyek tersebut. Karena pernah terlibat korupsi pembangunan dermaga Sabang, dan praktik pengaturan lelang,” ujar Uchok Sky.

Labih lanjut, Uchok juga mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menyelidiki adanya dugaan korupsi pada dua proyek pompanisasi di DKI Jakarta tersebut.

“Karena nilai proyek tersebut sangat fantastis hingga mencapai Rp.475.6 miliar, maka Kejagung harus turun tangan. Sebeb, PT Nindya Karya sebagai pemenang lelang itu punya jejak korup. Kami menduga ada praktik permainan pengaturan lelang serta pemberian fee,” tegas Uchok Sky.

‎CBA juga menilai, dua proyek pompanisasi yang digarap PT Nindya Karya, sama halnya “menampar muka” Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di tengah upayaa pemerintahannya agar terbebas dari korupsi. Namun paktanya Kadis SDA memenangkan perusahaan bermasalah.

“Ini kan sangat ambigu, apa jangan-jangan Pramono pura-pura tidak tahu soal kasus pengadaan pompanisasi di dinas SDA. Oleh karena itu agar kasus dugaan korupsi ini tidak jadi opini liar, ‎CBA meminta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk segera mencopot Ika Agustin Ningrum dari Kadis SDA,” tutup Uchok.

Exit mobile version