Gunung Sampah Indonesia Terbanyak di Dunia, Rawan Longsor?

Oleh: Bagong Suyoto – Ketua Koalisi Persampahan Nasional (KPNas) dan Yayasan Pendidikan Lingkungan Hidup dan Persampahan Indonesia (YPLHPI)

Pada akhir 2025, tepatnya Rabu, 31 Desember, sekitar pukul 14.45 WIB gunung sampah zona IV TPST Bantargebang longsor sangat cepat. Sebanyak 3 truk sampah sedang antri terhempas ke dalam Kali Ciketing akibat kuatnya tekanan sampah longsor. Sopir-sopir truk itu ikut terlempar ke kali sedalam 4-5 meteran. Waktu itu hujan agak deras, tetapi tidak lama reda. Sejumlah orang berupaya keras evakuasi korban.

Kasus gunung sampah longsor di TPST Bantargebang terjadi sebulan lalu di zona II pada 7 November 2025. Ada 3 truk terlempar dan teruruk sampah. Untung para sopir itu hanya luka-luka. Sebelumnya, 6 Oktober 2025 zona III TPA Sumurbatu pun longsor menguruk IPLT Sumurbatu. TPA Sumurbatu dan TPST Bantargebang itu berdekatan hanya dipisahkan oleh Kali Ciketing/Kali Asem. Pun TPA Burangkeng longsor pada 26 Desember 2025.

Betapa sulitnya menata dan menaklukan gunung-gunung sampah di TPST Bantargebang, TPA Sumurbatu Kota Bekasi dan TPA Burangkeng Kabupaten Bekasi. Wilayah ini terdapat tiga pusat gugusan gunung sampah di Bekasi Raya. Gugusan gunung sampah itu sepanjang 2025 mengalami longsor beberapa kali saat musim hujan. Kondisinya sudah overload, amat kritis! Kado akhir 2025 gunung-gunung sampah longsor dasyiat!? Hal ini dialami TPA Galuga Bogor, TPA Cipeucang Tangerang Selatan.

Exit mobile version