Menurutnya, PPT tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menawarkan refleksi kehidupan. Cerita yang disajikan diupayakan memiliki korelasi kuat dengan realitas sosial, sehingga penonton merasa dekat dan terwakili.
“Kami ingin menghadirkan tontonan yang punya isi, punya korelasi dengan kehidupan nyata. Penonton merasa itu bagian dari wajah mereka sendiri,” tambahnya.
Deddy menegaskan, kekuatan utama PPT terletak pada kemampuannya menyampaikan nilai-nilai religius secara ringan, tanpa terkesan menggurui. Kritik sosial pun dibalut dengan humor dan dialog yang santai, sehingga terasa sebagai cermin kehidupan, bukan sindiran yang menyakitkan.
Aktor senior Tio Pakusadewo yang kembali memerankan karakter Bang Galak (Mbah Galak) mengaku memiliki kedekatan emosional tersendiri dengan serial ini. Ia bahkan merasa seperti baru memasuki musim keempat perjalanannya bersama PPT.
