Ini Alasan Sepupu Puan Maharani Pilih Hijrah ke Partai NasDem

- Editor

Minggu, 5 Juni 2022 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timur Malaka Kiemas (kiri)  bersama Ketua DPW NasDem Jabar Saan Mustofa (Foto: Ist)

Timur Malaka Kiemas (kiri) bersama Ketua DPW NasDem Jabar Saan Mustofa (Foto: Ist)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Timur Malaka Kiemas, mengaku telah hengkang dari partai yang selama ini membesarkan dirinya sebagai politisi dan memilih berlabuh ke Partai NasDem.

Hijrahnya Politisi PDI-P yang juga sepupu dari Ketua DPR RI Puan Maharani itu lantaran partai yang selama ini dikenal membela hak dan rakyat “wong cilik” itu dinilai sudah tidak sejalan lagi dengan hati nuraninya.

Selain itu ia ingin memperjuangkan rakyat lewat parlemen pada ajang Pileg 2024 mendatang melalui dapil Kota Bekasi dan Kota Depok.

Timur mengungkapkan, keputusnnya untuk menjatuhkan pilihan dirinya untuk bergabung dengan Partai NasDem lantaran situasi politik di Kota Bekasi tengah mengalami tsunami politik. Di mana sebelumnya Wali Kota Bekasi yang juga politisi PDI-P Mochtar Muhammad kemudian disusul oleh Wali Kota dari Golkar, Rahmat Effendi terjerat korupsi.

Tidak berhenti sampai di situ, mantan Ketua DPRD Kota Bekasi Chairuman yang juga politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu ikut terseret dalam pusaran korupsi yang menjerat sejumlah ASN di Kota Bekasi karena terbukti menerima suap, meski itu dikembalikan ke KPK.

Bila melihat peta politik di Kota Bekasi, kata Timur, partai yang dinilai masih memiliki simpati publik dan berpotensi mendapatkan elektoral tinggi yaitu Partai NasDem dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sementara PDI-P, Golkar dan PKS, dianggapnya telah menciderai kepercayaan masyarakat Kota Bekasi.

Sebab sudah dua kali dipimpin oleh dua Wali Kota dari PDI-P dan Golkar akhirnya jelang masa jabatannya berujung berurusan dengan KPK. Terlebih lagi partai seperti PKS yang selama ini dikenal dengan partai religius, politisinya saat itu sebagai ketua DPRD terbukti menerima suap dari Wali Kota.

“Kalau saya harus terus berada di PDI-P sepertinya saya akan sulit membela hak-hak rakyat terutama wong cilik. Sebab selama ini saya lihat banyak anggota dewan yang saat kampanye kerap mengeksploitasi rakyat, tapi setelah mereka (anggota DPR) duduk di parlemen malah lupa kepada siapa yang memilihnya,” ujar Timur yang juga Mantan Ketua Umum Laskar Ganjar Puan (LGP) ini kepada Mediakarya, Minggu (5/6/2022).

Baca Juga:  Drama Putusan MK vs Perpol 10 Tahun 2025, Bukti Kekuasaan Genk Solo Masih Kuat

Timur mengatakan, dengan hijrahnya ke Partai Nasdem dirinya berharap memiliki kesempatan untuk maju jadi calon legilatif (caleg) pada Pemilu 2024 mendatang.

Timur mengakui alasan dirnya bergabung ke Partai NasDem karena partai besutan Surya Paloh itu, secara pribadi memiliki visi dan misi yang sama. 

Dikatakannya, paradigma dan platform restorasi Indonesia Partai NasDem memiliki kesetaraan yang sama dalam masyarakat. Dirinya berharap jika terpilih menjadi anggota dewan nanti, program kerjanya yang paling utama adalah bagaimana membangkitkan kembali pelaku UMKM.

Selain itu, Timur juga memiliki obsesi untuk membuka peluang lapangan kerja. Di mana pasca pandemi ini banyak masyarakat kehilangan pekerjaan. Yang tak kalah penting, kata dia, bagaimana dapat meningkatkan pendidikan dan kesehatan yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap kedepannya bisa lolos sebagai Bacaleg Partai NasDem untuk DPR-RI Dapil Kota Depok dan Kota Bekasi. Bila Allah memberikan amanah kepada saya dan  dapat terpilih menjadi wakil rakyat di Senayan, saya berjanji siap menampung aspirasi untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Selain mendukung program pemerintah, Timur juga mengaku siap untuk menjalankan fungsi DPR, yakni kontrol terhadap kebijakan pemerintah.

Sementara itu, Ketua Bappilu Partai NasDem Kota Bekasi Imam Wahyudi mengapresiasi bergabungnya Timur Malaka Kiemas.

“Bergabungnya beliau  (Timur) menjadi bukti bahwa Partai NasDem diterima oleh semua kalangan dan prinsipnya kami selalu terbuka kepada seluruh elemen masyarakat yang ingin bergabung ke Partai NasDem,” tutur Wahyudi.

Menurut Wahyudi, dengan bergabungnya Timur ke Partai NasDem diharapkan akan menambah kekuatan Partai menghadapi Pemilu 2024. “Kita ketahui beliau banyak dikenal dan aktif di berbagai organisasi tentu bergabungnya beliau diharapkan akan menambah elektabilitas Partai NasDem Kota Bekasi,” harapnya. ***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun
Naniek Sudaryati Deyang Mudur dari Kepala BGN
‎FAKTA Indonesia Siapkan Gugatan Hukum Agar Cukai MBDK Segera Diterapkan
Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum
Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi
JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali ke Rakyat dan Jaga Independensi
Benyamin Davnie Raih Pemred Award 2026, FPRMI Apresiasi Komitmen Komunikasi Publik Tangsel

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:11 WIB

Naniek Sudaryati Deyang Mudur dari Kepala BGN

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

‎FAKTA Indonesia Siapkan Gugatan Hukum Agar Cukai MBDK Segera Diterapkan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:42 WIB

Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:59 WIB

Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:58 WIB