JAKARTA, Mediakarya – DPD Partai Ummat Kota Jakarta Barat menegaskan klarifikasi atas beredarnya pemberitaan yang menyebut Partai Ummat mengkritik kinerja Gubernur DKI Jakarta. Pemberitaan tersebut dinilai menyesatkan karena bersumber dari individu yang mengaku sebagai Ketua DPW Partai Ummat DKI Jakarta, namun tidak memiliki legitimasi resmi.
Ketua DPD Partai Ummat Jakarta Barat, Suherlan, membantah keras tuduhan bahwa Gubernur DKI tidak berpihak kepada masyarakat kecil.
“Pernyataan itu tidak benar, tidak berdasar, dan menyesatkan. Tidak mewakili Partai Ummat, khususnya di wilayah DKI Jakarta,” tegas Suherlan.
Ia menegaskan bahwa Gubernur DKI Jakarta selama ini telah menjalankan berbagai program yang nyata mendukung masyarakat kurang mampu, mulai dari program sosial, peningkatan layanan publik, hingga pembangunan fasilitas umum.
“Bapak Gubernur telah menunjukkan komitmen pada warga Jakarta. Memang ada pekerjaan yang masih berlangsung, tetapi proses penyelesaiannya terus berjalan,” ungkapnya.
Suherlan menilai pernyataan oknum tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik dan mencederai integritas Partai Ummat.
“Kami meminta masyarakat dan media berhati-hati. Pastikan setiap informasi yang mengatasnamakan Partai Ummat bersumber dari struktur resmi yang terdaftar di Kemenkumham,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pergantian kepengurusan Partai Ummat di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di DKI Jakarta.
“Klaim pergantian pengurus itu tidak benar dan menyesatkan,” tandasnya.
DPD Partai Ummat Jakarta Barat berharap klarifikasi ini dapat menghentikan persebaran informasi yang tidak sesuai fakta serta menjaga marwah partai dalam memperjuangkan kebenaran dan keumatan. (hab)











