JAKARTA, Mediakarya – Instagram mulai mengharuskan pengguna baru untuk menambahkan tanggal lahir mereka ketika membuat akun. Hal ini sudah diterapkan sejak 2019 lalu.
Tetapi bagi pengguna yang telah memiliki akun lebih lama, dapat menggunakan Instagram tanpa memberikan info tersebut. Namun, sekarang tampaknya akan menjadi semakin sulit.
Berdasarkan keterangan resminya, ketika pengguna membuka aplikasi, Instagram akan menanyakan tanggal ulang tahunnya, jika pengguna belum menambahkannya di profil mereka.
Pengguna memang dapat mengabaikannya, tetapi Instagram menegaskan hanya sampai waktu tertentu. Sebah, jika ingin terus menggunakan Instagram, pengguna tetap harus menambahkan informasi tanggal lahirnya.
Instagram juga mengatakan, jika tanggal lahir itu tidak ada, aplikasi akan memintanya sebelum menampilkan postingan yang ditandai sebagai sensitif. Langkah ini sebenarnya mengacaukan aturan konten sensitif selama bertahun-tahun. Tetapi sekarang jika ingin melihatnya, cukup menambahkan hari ulang tahun di Instagram.
Melansir dari The Verge, Selasa (31/8/2021), perusahaan menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjadikan platformnya lebih kondusif bagi anak-anak muda.
Pada Mei lalu, Instagram juga secara resmi mengumumkan bahwa mereka sedang mengerjakan Instagram versi anak-anak di bawah 13 tahun.
Dengan begitu, orang dewasa tidak dapat mengirimkan DM kepada anak di bawah umur yang tidak mengikuti mereka, atau dengan membuat akun pribadi untuk orang di bawah 16 tahun secara default.
Halaman dukungan ulang tahun Instagram juga mengatakan, kebijakan ini digunakan untuk moderasi iklan. Misalnya, anak di bawah 21 tahun tidak akan mendapatkan iklan alkohol.
Perusahaan mengatakan, di masa depan Instagram akan menggunakan AI pendeteksi usia untuk mengendus orang-orang yang berbohong tentang usia mereka.(HDS)
