KOTA BEKASI, Mediakarya – Untuk mengisi kegiatan selama ramadhan, ratusan siswa SDN Bekasijaya 5 Bekasi diminta untuk membaca kitab suci Al-Qur’an. Hal ini sebagai langkah untuk membiasakan diri membudayakan membaca.
Kepala SDN Bekasijaya 5 Bekasi, Anwar Sanusi mengatakan, budaya membaca Al-Qur’an yang digaungkan sekolahnya, merupakan salah satu program pembiasaan agar siswa bisa lebih giat membaca (Tadarus) kitab sucinya.
“Dengan membaca Al-Qur’an, siswa bisa menggali beragam ilmu yang bisa mereka dapatkan,” tutur Anwar saat menutup kegiatan pesantren kilat di sekolahnya, Jumat (13/3/2026).
Anwar menjelaskan, dengan lebih fokus kepada tadarus Al-Qur’an, siswa juga bisa lebih tertib dan fokus menambah pengetahuannya karena juga diisi dengan berbagai macam materi yang berasal dari para guru sekolah.
“Selain fokus kepada tadarus Al-Qur’an, siswa di SDN Bekasijaya 5 sendiri juga mendapatkan beragam materi keagamaan,” katanya.
Anwar berharap, agar budaya membaca ini bisa terus dijalankan sesuai kegiatan pesantren kilat di lingkungan sekolahnya berakhir dan kegiatan literasi ini menjadi pembiasaan yang terus menjadi bagian pembelajaran mereka setiap harinya.
“Besar harapan kami agar budaya membaca Al-Qur’annya tersebut bisa terus dijalankan sesuai kegiatan pesantren kilat ini,” pungkasnya.

