KOTA BEKASI, Mediakarya – Jelang arus mudik di Kota Bekasi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mengaku menggunakan teknik perbaikan jalan rusak dengan Beton Fast Track. Hal ini dilakukan karena disejumlah titik, kerusakan jalan yang ada menjadi jalur utama pemudik melintas di Kota Bekasi.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas BMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto mengatakan, dibeberapa titik jalan rusak di Kota Bekasi teknik perbaikan jalannya menggunakan dua cara, yang pertama pengaspalan dan beton.

“Ada dua cara perbaikan yang digunakan, yakni pengaspalan dan beton,” terang Idi, Selasa (10/3/2026).

Lanjut Idi menjelaskan, saat ini ada beberapa lokasi atau titik jalan rusak yang menggunakan teknik perbaikan dengan cara Beton Fast Track dimana jenis beton ini siap pakai (Readymix) dengan campuran zat aditif khusus yang dirancang untuk mengeras sangat cepat, memungkinkan kekuatan tinggi tercapai dalam hitungan jam hingga 3 hari dibandingkan beton konvensional (28 hari).

“Dibeberapa titik jalan rusaknya, kami gunakan teknik perbaikan dengan cara Beton Fast Track, agar lebih cepat mengering dan bisa dilalui kendaraan,” ujarnya.

Dirinya pun menyebutkan teknik perbaikan jalan dengan cara Beton Fast Track tersebut berada di jalan Joyo Martono dan Ir. Djuanda. Dan perbaikan jalan ini ditargetkan pada H-10 sebelum arus mudik lebaran sudah rampung dikerjakan.

“Seperti di Jalan Joyo Martono dan Ir. Djuanda, proses perbaikannya menggunankan teknik ini dan kami targetkan pada H-10 sudah selesai semua perbaikannya dengan sumber anggaran berasal dari anggaran tahun 2026,” tegasnya.

Idi menekankan, proses perbaikan ini dilakukan sejak awal tahun agar arus mudik yang melintasi Kota Bekasi bisa berjalan dengan nyaman, aman dan baik.

“Sudah dikerjakan sejak beberapa waktu lalu, dan kami menargetkan agar arus mudik di Kota Bekasi berjalan lancar,” tukasnya.

By ATH1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *