JAKARTA, Mediakarya — Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Februari 2026, musisi sekaligus seniman Betawi Ora dan pengusaha herbal Hizrah Bacan, yang dikenal sebagai Juragan Madu Hijau, resmi meluncurkan Madu Hijau Edisi Ramadan 2026.
Produk ini hadir sebagai edisi khusus Ramadan dengan pembaruan tampilan kemasan serta formula herbal yang difokuskan untuk mendukung kesehatan lambung selama menjalankan ibadah puasa.
Hizrah menjelaskan, Madu Hijau Edisi Ramadan memiliki perbedaan mendasar dibandingkan produk reguler. Dari sisi visual, kemasan edisi Ramadan menggunakan logo berwarna emas (gold) dan dilengkapi penanda Edisi Ramadan, sementara produk reguler tetap menggunakan logo hijau tanpa keterangan khusus.
“Warna emas ini melambangkan persembahan terbaik saya untuk umat Muslim, khususnya bagi mereka yang memiliki keluhan kesehatan tetapi ingin tetap berpuasa dengan nyaman,” ujar Hizrah Bacan kepada awak media di Jakarta, Sabtu (24/1/2025).
Diperkaya Habbatussauda, Fokus pada Kesehatan Lambung
Selain kemasan baru, Madu Hijau Edisi Ramadan 2026 juga diformulasikan dengan tambahan habbatussauda. Sebelumnya, madu hijau dikenal mengandung berbagai daun herbal hijau seperti daun sirih, daun saga, daun mangkukan, serta akar pakis naga yang memberikan warna hijau alami sekaligus khasiat untuk pencernaan.
