Denpasar, Mediakarya – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PS) Provinsi Bali siap menggelar agenda politik terbesar awal tahun ini: Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Pelantikan Pengurus DPW, DPD serta DPC PSI se-Bali.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026 di The Trans Resort Bali, Badung ini akan dihadiri Ketum PSI Kaesang Pangarep beserta jajaran elit DPP PSI.
“Agenda ini bukan sekadar seremoni organisasi rutin, melainkan sinyal kuat “rebranding” besar-besaran PSI sebagai kekuatan politik utama di Bali,” ujar Ketua DPW PSI Bali periode 2025-2030 I Wayan Suyasa,SH pada jumpa pers, Kamis (21/1) di Kerobokan Badung.
Kehadiran tokoh-tokoh kunci nasional ini menegaskan Bali merupakan prioritas strategis PSI dalam memenangkan hati masyarakat di tingkat nasional.
PSI Bali kini diperkuat oleh gelombang eksodus sejumlah tokoh politik senior dan mantan pentolan partai-partai besar lainnya yang memutuskan berlabuh ke PSI.
Langkah ini menciptakan kolaborasi unik: pengalaman dan kematangan strategi dari para politisi senior, berpadu dengan semangat inklusivitas serta inovasi anak-anak muda yang selama in menjadi identitas PSI.
“Perpaduan ini diyakini akan menjadikan PSI Bali sebagai mesin politik yang lebih solid, taktis, dan mengakar,” jelas Suyasa didampingi sejumlah pengurus PSI.
Suyasa, SH yang merupakan mantan politisi senior Partai Golkar ini menegaskan langkahnya bergabung ke PSI adalah bentuk komitmen untuk memberikan warna baru bagi demokrasi di Bali.
“PSI bukan lagi sekadar partai pelengkap. Dengan formasi baru ini, kami menargetkan pertumbuhan suara yang signifikan di seluruh kabupaten/kota di Bali,” tambahnya.
“Visi kami jelas, membawa politik santun, cerdas, namun bertenaga. Kami akan mengawinkan pengalaman birokrasi dan lapangan yang kami miliki dengan cara-cara kreatif khas anak muda PSI untuk memperjuangkan aspirasi rakyat Bali di level kebijakan,” ujarnya.
Suyasa menambahkan target utama kepengurusannya adalah memastikan PSI memiliki fraksi penuh di setiap tingkatan legislatif pada pemilu mendatang, serta menjadikan Bali sebagai lumbung suara PSI di tingkat nasional.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Rakorwil dan Pelantikan, Komang Suarsana yang juga merupakan mantan kader potensial Partai Golkar menyatakan Rakorwil kali ini akan menyuguhkan hal berbeda yang mencerminkan wajah Baru PSI di Bali.
“Kegiatan ini adalah momentum konsolidasi besar-besaran. Kami mengumpulkan seluruh pengurus dari tingkat wilayah hingga kecamatan untuk menyamakan frekuensi,” jelasnya.
Menurut Komang Suarsana, bergabungnya tokoh-tokoh senior ke dalam rumah besar PSI ini adalah bukti partai ini semakin dipercaya sebagai kendaraan perjuangan yang relevan.
“Kami siap menyambut Ketum dan menunjukkan bahwa PSI Bali kini jauh lebih kuat dan siap bertarung,” tegas Suarsana.(cvs)
