Mukota Kadin Kota Bekasi Mencari Ketua Kadin Yang Lebih Baik

KOTA BEKASI, Mediakarya – Dualisme kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bekasi telah berlangsung beberapa waktu. Dualisme pengurus Kadin Kota Bekasi terjadi akibat adanya dua kubu yang saling klaim legitimasi, yaitu kubu HM Gunawan (periode 2021-2026) dan kepengurusan yang dipimpin oleh Qadar Ruslan Siregar (QRS).

Namun, Pengurus KADIN Kota Bekasi akhirnya bersepakat mengakhiri konflik dualisme kepemimpinan antara kubu Qadar Ruslan Siregar dengan HM. Gunawan.

Kedua kubu tersebut menyetujui adanya musyawarah kota (Mukot) KADIN yang direncanakan digelar pada April 2026. Hal tersebut menyusul adanya arahan KADIN Jawa Barat, agar segera mengakhiri dualisme kepemimpinan KADIN di Kota Bekasi.

Qadar Ruslan Siregar mengatakan bahwa kesepakatan itu terbentuk setelah kedua belah pihak menggelar rapat gabungan yang dihadiri pengurus KADIN Jabar.

“Tadi kita rapat gabungan antara linknya pengurus pak Gunawan dan pengurus kita kan sesuai dengan perintah kadin Jabar, kita diminta bersatu, rekonsiliasi untuk melaksanakan Mukota bersama Kadin Kota Bekasi,” ujar Ruslan kepada media, Senin (16/02/26)

Ruslan juga menjelaskan bahwa Musyawarah Kota (Mukota) Bersama akan digelar pada akhir April mendatang, dengan akan dibentuknya kepanitiaan antara kedua belah pihak.

“Jadi kedua belah pihak sepakat KADIN itu satu dan merekonsiliasi untuk menuju kadin yang lebih baik dihadiri oleh kedua belah pihak, ada pak Gunawan, ada saya dan struktural masing-masing,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan HM Gunawan yang disaksikan oleh OKP KADIN Jawa Barat. Berakhirnya dualisme KADIN Kota Bekasi ini adalah untuk kepentingan yang lebih luas.

“Saya akan melakukan Mukota bersama, dan yang bertanggung jawab adalah saya dan pak Ruslan, baik SC nya atau OC nya akan dibentuk bersama. Dimana nanti pada akhirnya akan terbentuk KADIN yang utuh, satu dan tidak terpecah-pecah,” tukasnya.

Dengan kesepakatan tersebut, artinya Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bekasi akan melebur menjadi satu organisasi yang utuh.(Mme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *