Aspirasinya Tak Digubris Pemerintah, Sejumlah Aktivis Mengadu ke Ketua DPD RI

- Editor

Sabtu, 7 Mei 2022 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD RI La Nyalla Mataliti (Ist)

Ketua DPD RI La Nyalla Mataliti (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Para aktivis yang tergabng dalam Majelis Penderitaan Rakyat (MPR), UI Watch dan Emak-emak Militan mengadukan kondisi bangsa kepada Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, di kediaman Ketua DPD RI.

Para aktivis tersebut menilai pengelolaan bangsa semakin amburadul. Baik dari bidang ekonomi maupun sistem demokrasi.

“Arah perjalanan bangsa sudah tidak jelas. Dari berbagai bidang sudah tidak ada kebijakan yang pro rakyat. Semua bikin sengsara rakyat,” ujar Muslim, koordinator MPR, Kamis (5/5/2022).

Ibrahim Aji dari UI Watch, mengatakan pemimpin dan petinggi di negara ini sudah abai dengan tugas dan kewajibannya. Selain itu antara ucapan dan perbuatan tidak sinkron lagi.

“Pemimpin saat ini tidak bisa dipercaya. Karena tidak bisa dipegang lagi perkataannya. Pagi bilang ini, sore sudah berubah lagi. Kemudian antara perkataan dan perbuatan kontradiktif,” jelas Ibrahim Aji.

Deasy yang merupakan koordinator Emak-emak Militan lebih menyoroti soal keluhan para ibu-ibu rumah tangga. Dimana harga minyak goreng ternyata belum turun juga, justru harga-harga kebutuhan lainnya semakin tidak terkendali.

“Dimana kehadiran pemerintah saat harga-harga semua kebutuhan naik. Pemerintah sama sekali tidak bisa mengendalikan,” kata Deasy

Para aktivis sepakat, saat ini hanya DPD RI lembaga yang masih bisa dipercaya oleh rakyat. Lembaga tinggi lainnya mengutamakan kepentingan sendiri. Sudah tidak ada rasa peduli terhadap penderitaan rakyat.

Baca Juga:  Kapolri Akan Tindak Tegas Temuan Minyak Curah buat Konsumen Dialihkan ke Industri

“Kami para aktivis ini sudah 26 kali aksi turun ke jalan kritisi keadaan bangsa ini. Tapi seperti ngomong sama tembok. Sama sekali tidak digubris. Makanya kita berharap suara-suara rakyat ini bisa disuarakan oleh DPD RI sehingga lebih kuat karena yang bicara adalah lembaga tinggi,” ujar Leni Siregar, aktivis MPR juga.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan saran agar keluhan-keluhan tersebut disampaikan secara resmi dan tertulis. 

“Karena tugas kita sebagai DPD RI adalah menerima aspirasi dari rakyat. Setelah aspirasi terkumpul kemudian bisa dibawa ke rapat pimpinan, selanjutnya ke sidang paripurna. Ini proses konstitusi yang harus dijalani,” katanya.

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, dirinya sudah menyampaikan kepada semua pimpinan dan anggota DPD RI, aspirasi rakyat dari manapun harus diterima. 

“DPD adalah rumah rakyat. Saya sudah tegaskan itu kepada pimpinan maupun anggota DPD RI. Jadi aspirasi apapun pasti kita tampung, kita bahas dan kita carikan solusi,” jelasnya.

LaNyalla juga menyinggung untuk membenahi negara secara menyeluruh bangsa harus kembali kepada UUD 1945 yang asli. Soalnya sudah 20 tahun menggunakan UUD 45 yang diamandemen dari 1999 sampai 2002, namun kondisi negara bertambah kacau.

“Kembali UUD 45 naskah asli kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan lagi lewat adendum supaya lebih sempurna,” tegasnya.***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Dicecar Puluhan Pertanyaan
Panitia Kerja RUU Pemilu Resmi Dibentuk Komisi II DPR
Praperadilan Silmy Karim Ditolak KPK Sah Tetapkan Penahanan
Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana
Ichsanuddin Noorsy: Krisis Legitimasi Adalah Krisis Kepercayaan, Harus Dicegah Jadi Disintegrasi
KAI Buka Opsi Impor KRL Bekas, Senayan Wanti Wanti Soal Keselamatan
APBN 2027 DPR Ketok Palu 4.106 Triliun Rupiah
Prabowo Gratiskan 164 Ribu Sekolah Negeri Demi Pendidikan Gratis TK Hingga Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:34 WIB

Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Dicecar Puluhan Pertanyaan

Selasa, 29 September 2026 - 23:29 WIB

Panitia Kerja RUU Pemilu Resmi Dibentuk Komisi II DPR

Selasa, 29 September 2026 - 23:21 WIB

Praperadilan Silmy Karim Ditolak KPK Sah Tetapkan Penahanan

Selasa, 29 September 2026 - 22:47 WIB

Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana

Selasa, 29 September 2026 - 15:51 WIB

Ichsanuddin Noorsy: Krisis Legitimasi Adalah Krisis Kepercayaan, Harus Dicegah Jadi Disintegrasi

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

Nasional

Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Dicecar Puluhan Pertanyaan

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:34 WIB

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda

Nasional

Panitia Kerja RUU Pemilu Resmi Dibentuk Komisi II DPR

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:29 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim

Nasional

Praperadilan Silmy Karim Ditolak KPK Sah Tetapkan Penahanan

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:21 WIB