Era Disrupsi Teknologi Butuh Kerja Sama Literasi Digital di Masyarakat

- Editor

Kamis, 21 Juli 2022 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Generasi Muda Pelopor Masyarakat Digital Indonesia, yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (20/7).

Webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Generasi Muda Pelopor Masyarakat Digital Indonesia, yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (20/7).

JAKARTA, Mediakarya – Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan mengatakan kehadiran pandemi Covid-19 di tengah pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas dan bekerja.

Hal itu disampaikan Semuel dalam paparannya pada webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Generasi Muda Pelopor Masyarakat Digital Indonesia, yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (20/7).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) itu diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker, dan CEO and Co-Founder Byru.id, Nathaniel Nugroho Liman sebagai narasumber.

“Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan di masyarakat inilah yang mempertegas bahwa kita sedang menghadapi era disrupsi teknologi,” ujar Semuel.

Untuk menghadapi hal tersebut, lanjut Semuel, dibutuhkan kerja sama masyarakat dalam mewujudkan agenda transformasi digital di Indonesia.

Salah satu pilar penting terwujudnya agenda transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital menjadi salah satu peranan penting di dalamnya.

Sementara itu dalam keymote speakernya, Ketua Komisi 1 DPR, Meutya Hafid mengatakan disrupsi teknologi merupakan keniscayaan dimana saat ini telah terjadi inovasi dan perubahan secara besar-besaran secara fundemental yang mengubah semua sistem dan tatanan yang ada ke cara-cara baru.

Baca Juga:  Kaesang: Sebaiknya Debat Cawapres Tetap Digelar

“Dalam kaitan dibutuhkan peran para generasi muda dan milenial yang dianggap sebagai pelopor masyarakat digital,” ujarnya

Menurut Meutya Hafid, di era revolusi industri 4.0, anak muda harus memanfaatkan enabler technology yang inovatif dan menciptakan nilai tambah drone, artificial intelegence, big data analysis, cloud dan teknologi lainnya.

“Anak muda sebagai pemilik zaman harus menguasai berbagai pengetahuan baru yang berhubungan dengan internet, data dan algoritma, yang menjadi penentu umat manusia di masa mendatang,” ujarnya.

Di tempat yang sama, CEO dan Founder Byru.id, Nathaniel Nugroho Liman mengatakan solusi teknologi online saat ini sebagian besar baru menyasar pekerja intelektual atau knowledge worker.

“Sebaliknya, para pekerja informal belum banyak memiliki pilihan solusi berbasis teknologi,” jelasnya.

Ia menilai bahwa diperlukan adanya solusi untuk memberikan perbaikan hidup untuk kaum golongan pekerja informal. Byru.id adalah platform khusus yang hadir untuk meningkatkan standar hidup pekerja informal di Indonesia dengan teknologi digital.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Bos Charta Politika Ungkap Dipanggil Prabowo Lewat Seskab Teddy, Tolak Tawaran Jabatan
Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga
Haidar Alwi Apresiasi Langkah KSP Listyo Sigit  Tempatkan Lapangan Kerja dan Cegah PHK di Jantung Industrialisasi Nasional
Daksinapati UI: Topografi Hukum Berubah, Era Geng Solo Tak Kebal Hukum Berakhir
MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama
Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir
Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Bos Charta Politika Ungkap Dipanggil Prabowo Lewat Seskab Teddy, Tolak Tawaran Jabatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Haidar Alwi Apresiasi Langkah KSP Listyo Sigit  Tempatkan Lapangan Kerja dan Cegah PHK di Jantung Industrialisasi Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Daksinapati UI: Topografi Hukum Berubah, Era Geng Solo Tak Kebal Hukum Berakhir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:15 WIB

MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama

Berita Terbaru

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Ekopol Konstitusi Itu Peta Jalan Kedaulatan Kita

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:42 WIB