Ini Harapan PKB DKI Terhadap Pansus Aset 

- Editor

Selasa, 2 Agustus 2022 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Yusuf menyambut positif.

Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Yusuf menyambut positif.

JAKARTA, Mediakarya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat paripurna pada Senin (1/8).

Salah satunya mengenai Raperda tentang pencabutan peraturan daerah nomor 1 tahun 2014 tentang rencana detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi serta Pengumuman Pembentukan Panitia Khusus Aset DPRD DKI Jakarta.

Menjadi kewajiban pengembang untuk menyerahkan berupa fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Fasos dan Fasum yang telah diserahkan pihak swasta tersebut selanjutnya merupakan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Namun, kenyataannya masih banyak dari pihak swasta yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut. Hal Inilah yang mendorong terbentuknya pansus aset DPRD DKI Jakarta.

Baca Juga:  Kemenkumham Paparkan 5 Misi Penting KUHP yang Baru

Terkait pembentukan Pansus Aset, Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Yusuf menyambut positif.

Menurut politisi PKB itu, pansus aset sangat diperlukan untuk
menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita berharap pansus ini dapat memaksimalkan PAD bagi Pemprov DKI,” ujarnya kepada Harnasnews.com Senin (1/8).

Menurut politisi dapil Jaksel itu, yang menjadi sasaran pansus ini bukan hanya aset-aset Pemda. Tetapi juga akan menggali aset-aset lainnya seperti CSR.

“Kita juga akan mempertanyakan lahan pemakaman yang sedang krisis di Jakarta. Itu akan kita perdalam. Kemudian aset-aset Pemda yang di sewakan ke pihak lain atau aset-aset Pemda yang tidak termanfaatkan secara maksimal,” bebernya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!
Analis Politik Sentil Golkar: Citra Hancur Diterpa Korupsi, Kader Bekasi Malah Paksakan Istri Tersangka KPK Jadi Ketua
Sidang Gugatan Pelda Satria Nusantara Ditunda, Pengacara Soroti Netralitas Sekretaris Pusat
Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras
GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Sakti! Sudah Diminta Plt Bupati Bekasi Hadir, Donny Sirait Tetap Tak Mau Temui Massa Wartawan, Cuma Kirim Kuasa Hukum
Ikut Aksi, Prabu Peduli Lingkungan dan Pokja Wartawan Setu Desak Kepala DLH Donny Sirait Dicopot

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:03 WIB

NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Analis Politik Sentil Golkar: Citra Hancur Diterpa Korupsi, Kader Bekasi Malah Paksakan Istri Tersangka KPK Jadi Ketua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Sidang Gugatan Pelda Satria Nusantara Ditunda, Pengacara Soroti Netralitas Sekretaris Pusat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:59 WIB

GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu

Berita Terbaru

Plt Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ahmad Taufik Husein (ist)

Hukum

KPK Buka Suara Soal Wacana Jemput Paksa Nusron Wahid

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:22 WIB