Menpora Ajukan Pengunduran Diri, Benarkan Hubungan Amali Dengan Airlangga Retak?

- Editor

Jumat, 10 Maret 2023 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

Direktur eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

JAKARTA, Mediakarya – Pengunduran diri Zainudin Amali dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) terus menjadi perbincangan hangat dan menuai sejumlah tanya di tengah masyarakat.

Banyak pihak menduga pengunduran diri Amali dari Menpora karena adanya ketidakharmonisan hubungan antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dengan dirinya.

“Berdasarkan informasi yang kami dapat bahwa Pak Amali hubungannya sedang tidak harmonis dengan Ketum Airlangga. Mungkin sebagai petugas partai Beliau (Amali) tidak nyaman jika  menduduki sebuah jabatan namun tidak mendapat respon positif dari pimpinan partainya,” ungkap direktur eksekutif Etos Indonesia Institute, Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/3/2023).

Iskandar juga menduga, keretakan hubungan antara Amali dengan Airlangga sudah berlangsung cukup lama. Kendati demikian, Iskandar tidak merinci pemicu perselisihan antaraelit partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Logikanya, jika Pak Amali tidak ada masalah lebih baik mempertahankan duduk di kursi menteri ketimbang waketum PSSI. Justru yang ada juga jika seseorang memiliki prestasi di PSSI maka berpeluang jadi Menpora. Namun apa yang dilakukan oleh Amali justru berbeda,” ungkap Iskandar.

Menurut Iskandar, mundurnya Amali dari Menpora merupakan sinyalemen bahwa para elit di internal Partai Golkar tengah ada masalah.

Baca Juga:  Perayaan HUT AMPI Ke-45, Airlangga Hartarto Ajak AMPI Terus Berkarya untuk Masyarakat

“Kita sudah taulah, bahwa saat ini di tubuh Golkar ada dua faksi. Yakni faksi Mas Bambang Soesatyo dan Mas Airlangga. Nah saat ini Pak Amali berada di kubu siapa, tentunya yang mengetahui hanya internal Golkar itu sendiri,” beber dia.

Bahkan, berdasarkan informasi yang didapat, kata Iskandar, bahwa posisi Amali yang saat ini sebagai Bappilu pemenangan pada Pemilu 2024 tidak banyak berbuat untuk partai.

“Karena info yang kami dapat bahwa Pak Amali ruang geraknya dibatasi. Jika benar demikian, maka Golkar sendiri akan merugi. Terlebih lagi saat ini sudah memasuki tahun politik. Seharusnya peran Bappilu lebih dimaksimalkan,” tandasnya.

Oleh karenanya, Iskandar menyarankan agar elit Golkar kesampingkan ego sektoralnya. “Sebab untuk meraih kemenangan Pemilu 2024 dibutuhkan soliditas partai bukan menciptakan friksi di internal,” jelasnya.

Iskandar juga menambahkan, .bahwa dinamika di tubuh Partai Gokar dari jaman dulu sangat dinamis. Meski kerap berbeda pandangan dan adanya faksi di internal partai itu merupakan hal biasa.

“Sebab. meksi di internalnya kerap terjadi adanya friksi, namun ketika berbicara untuk kepentingan partai mereka bisa rukun. Dan itu yang harus dicatat oleh publik,”  kata Iskandar menutup wawancaranya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Bos Charta Politika Ungkap Dipanggil Prabowo Lewat Seskab Teddy, Tolak Tawaran Jabatan
Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga
Haidar Alwi Apresiasi Langkah KSP Listyo Sigit  Tempatkan Lapangan Kerja dan Cegah PHK di Jantung Industrialisasi Nasional
Daksinapati UI: Topografi Hukum Berubah, Era Geng Solo Tak Kebal Hukum Berakhir
MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama
Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir
Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Bos Charta Politika Ungkap Dipanggil Prabowo Lewat Seskab Teddy, Tolak Tawaran Jabatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Haidar Alwi Apresiasi Langkah KSP Listyo Sigit  Tempatkan Lapangan Kerja dan Cegah PHK di Jantung Industrialisasi Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Daksinapati UI: Topografi Hukum Berubah, Era Geng Solo Tak Kebal Hukum Berakhir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:15 WIB

MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama

Berita Terbaru