Revitalisasi Pasar Baru Jatiasih Bermasalah, Subkontraktor Ngaku Belum Dilunasi

- Editor

Selasa, 4 Juli 2023 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Jatiasih

Pasar Jatiasih

BEKASI, Mediakarya – Revitalisasi Pasar Baru Jatiasih yang terletak di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi masih menyisakan permasalahan. Sebab, puluhan subkontraktor pembangunan revitalisasi pasar ini mengaku belum diselesaikan pembayarannya.

Uun, selaku perwakilan beberapa subkontraktor proyek revitalisasi Pasar Baru Jatiasih mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menerima penyelesaian pembayaran atas proyek yang dikerjakannya dalam pembangunan pasar tersebut.

“Kami menuntut hak kami untuk pembayaran pelunasan karena pasar ini sudah berfungsi. Sampai saat ini kami belum menerima pelunasan, padahal pasar sudah beroperasi dan pedagang sudah masuk di pasar ini sejak bulan Februari lalu,” kata Uun, di Pasar Baru Jati Asih, Senin (3/7/2023).

Menurut Uun, PT Mukti Sarana Abadi (PT MSA) selalu kontraktor utama pembangunan revitalisasi Pasar Baru Jatiasih sebelumnya pernah menjanjikan akan melunasi jika pasar sudah berfungsi dan pedagang sudah masuk untuk berjualan.

“Tapi setelah ditunggu berbulan-bulan, pelunasan belum juga dibayarkan. Alasannya, pihak PT MSA punya konflik internal yang efeknya jadi berimbas ke kami,” terangnya.

Baca Juga:  Dekati Ratusan Jemaat, Cara Polres Nias Selatan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

“Kami sebagai subkontraktor sebenarnya tidak mau tahu urusan internal mereka, tapi kami di sini seolah-olah dilibatkan. Bahkan, kami sudah mengupayakan beberapa kali untuk memediasi mereka agar konflik internal mereka tidak menjadi alasan PT MSA atas penundaan pembayaran pelunasan ke para subkontraktor,” sambung Uun.

Dia berharap agar konflik internal di PT MSA cepat selesai dan hak semua subkontraktor juga dapat terselesaikan.

“Pembayaran yang belum dilunasi PT MSA total seluruhnya bisa mencapai puluhan miliar. Karena itu, kami menuntut hak kami dan meminta kepastian kapan ini akan dibayarkan,” tegas Uun.

Agung, perwakilan subkontraktor lainnya menambahkan, dia dan rekan-rekannya hari ini datang kembali untuk meminta kepastian. “Tapi pertemuan hari ini Direktur PT MSA Rudi Rosadi tidak hadir dan hanya diwakili lawyernya,” ucapnya kecewa.

“Kesepakatan kami adalah jika nanti hari Kamis belum juga ada penyelesaian, maka kami semua sepakat untuk mengambil barang-barang milik kami seperti atap, pompa, panel, kabel, rolling door, bahkan keramik akan dicopot semuanya,” tambah Agung. (Red)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius
DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas
Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri
Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat
Modus Mafia Tanah Terstruktur, LI-TPK Ungkap Peran Oknum Pejabat Desa dan Laporkan Dugaan Pemalsuan Sertifikat PTSL di Bogor
Direktur FAST Indonesia Synergy Curigai Sabotase di Balik Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Diduga Terkait Mafia HGB
Loker Palsu Di Bekasi Makin Menjamur, Dari Timur Pindah Ke Barat
Dekati Ratusan Jemaat, Cara Polres Nias Selatan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:47 WIB

GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:55 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Modus Mafia Tanah Terstruktur, LI-TPK Ungkap Peran Oknum Pejabat Desa dan Laporkan Dugaan Pemalsuan Sertifikat PTSL di Bogor

Berita Terbaru

Opini

Di Bawah Payung Ortodoksi EkonomiĀ 

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:03 WIB