Kepala BNPT Evaluasi Kelancaran Deradikalisasi di Lapas Nusakambangan

- Editor

Senin, 13 November 2023 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, untuk melakukan evaluasi program deradikalisasi.

“Untuk program deradikalisasi terhadap para napiter (narapidana terorisme) yang ada di sini, hal ini merupakan atensi Bapak Presiden kita melakukan evaluasi sampai sejauh mana program ini bisa berjalan. Sehingga, para napiter ini bisa kembali mengetahui kehidupan yang nyata, kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Rycko dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Rycko meninjau sejauh mana pengembangan fasilitas dan infrastruktur oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) di Lapas Nusakambangan, terlebih terhadap lima lapas yang baru dibangun.

Dia mengaku kagum dengan sejumlah lapas baru tersebut dan meyakini bahwa kehadiran lapas baru itu memaksimalkan kelancaran program deradikalisasi bagi para napiter.

“Kami ke sini juga untuk mengecek sejauh mana perkembangan dari pembangunan lima lapas baru yang dibangun oleh Ditjen PAS di sini, yang rencananya akan resmikan oleh Presiden (Joko Widodo). Fasilitas infrastruktur dibangun oleh Ditjen PAS semakin bagus. Kami kagum dengan lapas yang baru, lapas dibangun dengan teknologi yang modern,” jelasnya.

Baca Juga:  Bareskrim Dalami Laporan Ahmad Sahroni Terhadap Adam Deni

Lebih lanjut, Rycko menyebutkan bahwa program deradikalisasi yang dijalankan BNPT dengan menggandeng kementerian lain telah membuahkan hasil positif. BNPT pun terus melakukan evaluasi demi mendapatkan hasil lebih baik.

“Program deradikalisasi sudah berjalan dengan baik. Ada 16 kementerian sudah sama-sama melakukan usaha yang maksimal. Namun demikian, kami terus melakukan evaluasi supaya dapat menghasilkan yang lebih baik,” imbuhnya, dilansir dari antara.

Sementara itu, Dirjen PAS Irjen Pol. Reynhard S. P. Silitonga mengatakan pihaknya terus meningkatkan pelayanan, fasilitas, dan teknologi agar semakin ideal dan mampu memberi dukungan maksimal untuk program deradikalisasi.

“Peningkatan layanan terhadap warga binaan, kami kelebihan muatan. Oleh karena itu, kami perlu ada pembangunan sesuai dengan instruksi presiden. Fasilitas termasuk teknologi, kami meniru dengan lapas-lapas yang ada di luar negeri, termasuk dengan pengamanan,” ujar Reynhard. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal
Polemik Proyek PJU Jabar Memanas, AMPPIBI: Kami Tak Akan Berhenti Sampai Ada Tersangka
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah
Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Polemik Proyek PJU Jabar Memanas, AMPPIBI: Kami Tak Akan Berhenti Sampai Ada Tersangka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat

Berita Terbaru

PAM JAYA raih predikat 'sangat baik',

Ekonomi & Bisnis

Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:13 WIB