Relawan Jokowi Solmet Ajak Menangkan PSI Kawal Pemberantasan Korupsi

- Editor

Senin, 22 Januari 2024 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Umum relawan Joko Widodo (Jokowi) Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina mengajak masyarakat untuk memenangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) demi mengawal pemberantasan korupsi di Tanah Air.

“Kita relawan harus memenangkan PSI karena PSI ini partai yang tidak pernah korupsi. Makanya kenapa saya juga selain jatuh cinta ke Pak Jokowi, saya jatuh cinta juga kepada PSI karena sampai hari ini PSI adalah partai yang paling bersih,” kata Silfester dalam keterangan tertulis dari PSI yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin.

Silfester sekarang adalah saatnya bagi partai politik yang diisi oleh anak muda untuk memimpin dan membangun Indonesia untuk generasi selanjutnya.

Untuk itu, dia berpesan agar PSI terus tancap gas melawan korupsi dan memperjuangkan rancangan Undang-Undang Perampasan Aset agar bisa disetujui DPR.

“Kalau PSI nanti masuk parlemen, paling tidak saya minta PSI agar menyelesaikan atau PSI berjuang agar undang-undang perampasan aset dan uang kartal disetujui oleh DPR,” ujarnya.

Tanpa adanya UU Perampasan Aset, dia menambahkan, upaya untuk membebaskan Indonesia dari korupsi akan sulit. Sebab selama ini, banyak oknum yang mengaku mendukung rakyat, tetapi malah hidup enak dari korupsi.

“Indonesia akan dijadikan bancakan oleh orang-orang jahat yang selama ini hidupnya enak. Apalagi mereka bilang berjuang untuk rakyat. Menurut saya itu bohong dan kita berharap hanya kepada PSI dan partai Koalisi Indonesia Maju,” tuturnya.

Baca Juga:  Kepala Bakamla Sampaikan Kuantitas Ancaman Keamanan Laut 2022 Turun

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang mengapresiasi dukungan dari para relawan terhadap PSI dan berharap PSI bisa melaju ke Senayan untuk mengawal program-program Jokowi, termasuk soal pemberantasan korupsi.

“Pilpres dua kali, teman-teman relawan yang ada di sini memenangkan Bapak Presiden (Jokowi), bekerja tanpa pamrih, bergerak di akar rumput, meyakinkan masyarakat; relawan berhasil membuktikan bahwa kekuatan tersolid adalah kekuatan rakyat, kekuatan ketulusan, dan kekuatan sukarelawan,” kata Kaesang.

Kaesang mengundang para relawan yang belum memiliki partai untuk bergabung dengan PSI, supaya jangan sampai perjuangan ayahnya, Jokowi, selama sembilan tahun terakhir akhirnya kandas.

“Saya berharap PSI ini bisa menjadi sebuah rumah perjuangan politik bagi Bapak dan Ibu semuanya, yang mungkin belum tergabung di dalam partai politik manapun. Jadi, saya sebagai bagian dari PSI, saya juga ingin menyampaikan bahwa saya ada di garis yang sama dengan Bapak, Ibu semua yang ada di sini,” ujar Kaesang, dilansir dari antara.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga peserta Pilpres 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.

Masa kampanye Pemilu 2024 berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari. Setelah masa kampanye, ada masa tenang pada 11-13 Februari. Kemudian, jadwal pemungutan suara berlangsung serentak pada 14 Februari 2024. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Berita Terbaru