Trenggono: Ketahanan Hidup BBL Hasil Operasi Penggagalan Rendah

- Editor

Rabu, 15 Mei 2024 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, benih bening lobster (BBL) hasil penggagalan penyelundupan yang dilepasliarkan memiliki tingkat ketahanan hidup (survival rate) yang sangat rendah.

“Selama ini beberapa kali saya lihat dilepasliarkan, tapi menurut teori, keilmuan itu kalau dilepasliarkan itu survival rate mungkin 0,0 persen dari 100 ribu ekor BBL. Barangkali yang hidup cuma dua tiga, karena habis itu dimakan biota-biota atau ikan lain,” ujar Trenggono dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Rabu.

Karenanya, Trenggono telah menugaskan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perikanan Budi Daya KKP untuk melakukan kajian agar BBL hasil penggagalan penyelundupan itu diambil alih oleh balai-balai yang dimiliki KKP untuk dibesarkan.

Dengan demikian dengan ukuran lobster yang agak besar mampu memiliki tingkat ketahanan hidup yang lebih tinggi.

Baca Juga:  PB HMI Sayangkan Fadli Zon Usulkan Pembubaran Densus

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Tb Haeri Rahayu mengatakan, akan mengupayakan inisiatif Menteri Trenggono  dapat terealisasi.

Melansir dari antara, beberapa instansi telah menggagalkan penyelundupan BBL di beberapa wilayah, di antaranya di Palembang oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang sebanyak 99.648 ekor (6/5), BBL tersebut pun bakal dilepaskan di perairan di Lampung.

Disusul Ditpolair Baharkam Polri juga menggagalkan penyelundupan 125 ribu BBL di Jambi (13/5) serta Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Daerah Istimewa Yogyakarta bersama dengan AVSEC AP 1 Yogyakarta International Airport menggagalkan upaya penyelundupan 80 ribu ekor benih bening lobster di Bandara Internasional Yogyakarta, Kabupaten Kulon Progo pada Selasa (14/5). (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama
Didik J. Rachbini: Peluang Investasi Data Center Rp360 Triliun Jangan Sampai Seperti Pelanduk Terperosok Dua Kali
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik
Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis
On Point Media Sukses Gelar Lokafest Surabaya, Dorong UMKM Manfaatkan Inovasi dan Teknologi
Agus Wahid: Reshuffle Prabowo Paradoks, Copot Purbaya hingga Mutasi Sigit dan Dudung
Kementerian Koordinator Hilirisasi dan Energi Resmi Dibentuk, Target PLTS 100 GWp Jadi Ujian Awal

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Didik J. Rachbini: Peluang Investasi Data Center Rp360 Triliun Jangan Sampai Seperti Pelanduk Terperosok Dua Kali

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:09 WIB

Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis

Berita Terbaru