Anies Bukan Budak Jokowi

- Editor

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan (Ist)

Anies Baswedan (Ist)

Oleh: Yusuf Blegur

Sejatinya, publik bukan saja menganggap anak-anak Jokowi yang terlibat dalam politik sebagai anak haram konstitusi. Lebih dari itu karena melacurkan demokrasi, semua keturunan dan warisan Jokowi sebagai sesuatu yang haram bagi keselamatan dan keberlangsungan NKRI.

Wacana Anies dipasangkan dengan Kaesang Pangarep, sungguh sesuatu yang mengada-ada. Jangankan untuk dilakukan, dipikirkan saja niatan itu sudah menjadi sesuatu yang tabu. Anies tetaplah Anies seorang pemimpin yang berkarakter, meski dikalahkan Jokowi dalam pilpres 2024 dengan segala bentuk kejahatan pemilu yang terstrukur, sistematis dan masif. Suatu penghinaan bagi konsitusi dan demokrasi, suatu penghinaan bagi Anies sendiri, bagi rakyat, negara dan bangsa Indonesia jika Anies bergandengan tangan dengan putra bau kencur Jokowi dalam kontestasi pilgub DKI Jakarta.

Semua elit politik boleh tunduk pada Jokowi. Semua pemuka agama boleh manut pada Jokowi. Semua institusi dan aparat pemerintahan boleh dikendalikan Jokowi. Semua media massa boleh diatur Jokowi. Tapi Jokowi bukan Tuhan yang menguasai seluruh manusia dan alam semesta. Anies tak perlu takut, Anies tak perlu gentar dan Anies tak perlu cemas menghadapi Jokowi yang kian tirani.

Mengikuti perhelatan pilkada Jakarta boleh saja menjadi polemik dan kontroversi bagi Anies di mata rakyat. Mungkin karena rakyat menganggap rezim akan menggunakan segala cara untuk mengalahkan Anies seperti pada saat pilpres 2024 yang lalu. Namun, jika Anies harus dipaksakan berpasangan dengan Kaesang dan Anies menerimanya, maka kematian integritas yang terjadi pada seorang Anies. Anies akan mengubur dalam-dalam torehan satunya kata dan perbuatannya sebagai seorang pemimpin otentik yang selama ini melekat pada dirinya. Ini bukan soal taktis dan strategis dalam menghadapi dinamika konstitusi dan demokrasi, berpasangan dengan Kaesang yang menjadi penerus distorsi kekuasaan dan irisan langsung politik dinasti harus dilihat secara hitam putih.

Baca Juga:  KKP Layani 162 Dokumen Perizinan Nelayan Lewat Gerai Kampung Nelayan Merah Putih

Anies harus menganggap persfektif politik itu sebagai sesuatu yang halal atau haram. Resan air ke air, resan minyak ke minyak, seperti itulah memandang Anies dengan Kaesang dan semua yang berbau Jokowi.
Anies harus setia pada perjuangan “amar ma’ruf nahi munkar” serta mengedepankan etika dan moral pada kepemimpinannya. Anies harus berani dan tegas mengatakan yang hak dan batil di hadapan rezim Jokowi. Anies harus berani menentang dan melawan kedzoliman rezim Jokowi. Karena pada prinsipnya, Anies bukanlah budak Jokowi.

Kepemimpinan dan kekuasaan pada hakekatnya adah sesuatu yang “givens”. Bagaimana kepemimpinan dan kekuasaan itu digunakan, akan sangat bergantung pada sifat baik atau sifat buruk seseorang.

Penulis: Analis Politik dan Kebijakan Publik

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Refleksi 62 Tahun Golkar, Adi Yunansyah: Momentum Kembalikan Doktrin Kekaryaan
Yunarto Wijaya Bongkar Manuver Prabowo Copot Orang Dekat Jokowi, Permainan Cantik Itu Karena Kecanggihan Sang Operator
Soal UU Pemilu Wajib Diusung 2 Partai DPR, Saiful Mujani Prediksi Hanya 3 Pasangan Capres, Prabowo-Puan vs AHY-Anies Menguat
Islah Bahrawi Skakmat Tudingan Jokowi Soal Operasi Intelijen Diskreditkan Gibran, Kebiasaan Lama Tutupi Kejahatan
Bungkam Soal Ijazah Gibran, Zulhas Dituding Hutang Budi ke Jokowi
Dukungan Kader PPP Menguat, Sarif Marhaendi Siap Jadi Wakil Bupati Bekasi
Direktur Etos Indonesia: Golkar Harus Bongkar Pola Lama, Jika Mau Hidup di Era Gen Z
Yusuf Blegur Skakmat Dedi Mulyadi: Pencitraan Pro Rakyat, Giliran Warga Ciamis Ngeluh Jalan Rusak Malah Ngamuk

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Refleksi 62 Tahun Golkar, Adi Yunansyah: Momentum Kembalikan Doktrin Kekaryaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Yunarto Wijaya Bongkar Manuver Prabowo Copot Orang Dekat Jokowi, Permainan Cantik Itu Karena Kecanggihan Sang Operator

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Soal UU Pemilu Wajib Diusung 2 Partai DPR, Saiful Mujani Prediksi Hanya 3 Pasangan Capres, Prabowo-Puan vs AHY-Anies Menguat

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Islah Bahrawi Skakmat Tudingan Jokowi Soal Operasi Intelijen Diskreditkan Gibran, Kebiasaan Lama Tutupi Kejahatan

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Bungkam Soal Ijazah Gibran, Zulhas Dituding Hutang Budi ke Jokowi

Berita Terbaru