Pj Wali Kota Didesak Tindak Tegas ASN Yang Beri Panggung pada Salah Satu Cawalkot Bekasi

- Editor

Senin, 29 Juli 2024 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tri Adhianto saat menghadiri acara di Kota Bekasi.

Tri Adhianto saat menghadiri acara di Kota Bekasi.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Trinusa Kota Bekasi mendesak Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad menindak tegas kepada jajarannya yang melanggar janji terkait dengan Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang Pilkada serentak.

Ketua LSM Trinusa, Maksum mengungkapkan, netralitas ASN di Pemkot Bekasi saat ini mejadi perbincangan hangat. Pasalnya, sejumlah Abdi Negara dengan cara tidak langsung menunjukkan keberpihakannya kepada salah satu bakal calon wali kota Bekasi yang akan berkontestasi pada pilkada mendatang.

“Seharusnya ASN terbebas dari intervensi politik praktis. Jangankan mendanai relawan, menjadi pengurus maupun simpatisan saja dilarang,” kata
Maksum yang akrab disapa Mandor Baya ini kepada wartawan, Senin (29/7/2924).

Mandor juga menyangkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Arif Maulana menggelar Lebaran Bekasi 2024 pada Sabtu sampai Minggu 27-28 Juli 2024, yang memberikan “panggung” kepada salah satu calon kandidat wali kota Bekasi, Tri Adhianto tak lain merupakan familinya.

Baca Juga:  KPK Sebut Lukas Enembe Dalam Kondisi Sehat di Tahanan

“Kita tahu bahwa Tri merupakan mantan wali kota Bekasi, tapi apa urgensinya hadir di acara tersebut dan diberikan panggung oleh Arif. Ini merupakan suatu pembangkangan yang dilakukan oleh ASN. Dan ikrar yang pernah diucapkan bersama-sama ASN kota Bekasi sepertinya hanya seremonial semata,” kata Mandor.

Oleh karena itu, Mandor mendesak Mendagri memberikan surat teguran terhadap ASN yang secara terang-terangan mengangkangi aturan.

“Kami meminta Pj wali kota Bekasi Raden Gani Muhammad melakukan tindakan tegas pada jajarannya apabila terbukti melanggar netralitas. Kita tunggu janji Pj wali kota,” tegasnya.

Sebelumnya, seluruh ASN non ASN di lingkup pemerintahan Kota Bekasi telah berikrar akan menjaga dan menegakkan prinsip netralitas ASN di organisasi perangkat daerah masing masing, dalam melaksanakan fungsi pelayanan publik baik sebelum, selama dan sesudah pelaksanaan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah. (Aep)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras
Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS
Pengamat: Usia Panjang Golkar Belum Jamin Jadi Partai Rakyat, Masih Bertumpu pada Elite dan Kekuasaan
Elektabilitas Salip Prabowo, Prabu Foundation Sarankan KDM Tinggalkan Gerindra: Kembali ke Golkar 
Dari Pemenang Pileg Jadi Korban Reshuffle: Nasib Tragis Kader Golkar Jabar

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS

Berita Terbaru