Bang Emil Terima Gelar Profesor Kehormatan dari L.N. Gumilyov Eurasian University Kazakhstan

- Editor

Kamis, 12 September 2024 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ridwan Kamil (Kanan)

Ridwan Kamil (Kanan)

JAKARTA, Media Karya – Lama tak keliahatan, ternyata Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil menerima gelar Profesor Kehormatan dari L.N. Gumilyov Eurasian University Kazakhstan, Selasa (10/9/2024).

Gelar ini diberikan atas pencapaian dan kompetensi yang dimiliki Ridwan Kamil di bidang arsitektur, perkotaan, dan inovasi di bidang kepemimpinan.

“Tiga bulan lalu saya disurati Eurasian University Kazakhstan akan diberi penghargaan sebagai Profesor Kehormatan. Saya juga tidak menduga (mendapatkan gelar ini),” kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Pria yang merupakan arsitek lulusan ITB dan Master Urban Design dari University of California, Berkeley, Amerika Serikat, ini menyebutkan gelar yang didapatnya menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus mengamalkan kompetensi dan kemampuan yang dimiliki untuk berkarya di masyarakat.

“Penghargaan ini tentu menjadi salah satu kehormatan bagi saya. Gelar ini bukan hanya semata-mata untuk diri saya sendiri tetapi juga untuk masyarakat Indonesia. Khususnya Jawa Barat,” ujarnya.

Pemberian gelar dan kuliah umum tersebut diharapkan bisa memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Kazakhstan dan memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan akademis.

Baca Juga:  Refleksi Akhir Tahun 2025: Hukum Tidak Membuat Efek Jera Koruptor

“Harapannya hubungan antar kedua negara ini bisa kita tingkatkan,” pungkas Emil.

Selain menerima gelar kehormatan, Kang Emil juga menyampaikan kuliah umum kepada mahasiswa L.N. Gumilyov Eurasian University Kazakhstan tentang inovasi digital yang dilakukan oleh pemerintah.

Untuk diketahui L.N Gumilyov Eurasian University Kazakhstan merupakan salah satu kampus dengan usia di bawah 50 tahun yang masuk dalam jajaran top 50 university versi QS World University.

Selain gelar dari Eurasian University Kazakhstan, Kang Emil juga sudah mendapat dua gelar Doktor Kehormatan. Yang pertama adalah Doktor Kehormatan Bidang Administrasi Publik dari Dong-A University, Korea Selatan. Yang kedua adalah Doktor Kehormatan Bidang Inovasi Pembangunan dan Kepemimpinan dari University of Glasgow.

Kang Emil juga telah melahirkan banyak karya yang diakui di level internasional. Beberapa karya Kang Emil yang telah mendunia di antaranya adalah Marina Bay Sands Master Plan (Singapura), Chongqing New City, Kun Ming Industrial City, Beijing Finance Street CBD, dan Masjid Syaikh Ajlin di Gaza di Palestina. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Opini

Agensi Ekonomi Heterodoks di Indonesia

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:55 WIB