Usai Viral Cikini Gondangdia, Duo Anggrek Rilis Album Baru Mekar

- Editor

Sabtu, 21 September 2024 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Di penghujung tahun 2024, Duo Anggrek kembali mewarnai industri musik dancedhut Indonesia dengan merilis album kedua mereka yang bertajuk “Mekar.” Album ini hadir setelah kesuksesan single sebelumnya, “Cikini Gondangdia.”

Judul “Mekar” melambangkan pertumbuhan, pembaruan, dan kebangkitan karier Duo Anggrek. Album ini mencerminkan perjalanan mereka yang terus beradaptasi di industri musik, layaknya bunga yang selalu mekar di setiap musim. Semangat dan energi baru yang dihadirkan dalam album ini diharapkan dapat menjaga relevansi mereka di hati penggemar.

Album “Mekar” menawarkan kombinasi unik antara dancedhut tradisional dan elemen musik modern yang segar. Dengan aransemen berani dan lirik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, album ini juga disertai konsep visual yang menarik, menjadikannya menarik untuk didengar dan dilihat.

Sejumlah komposer dan produser ternama terlibat dalam pembuatan album ini. Di antaranya adalah Yanto Sari, Endang Raes, dan Hendi Irvan, serta kolaborasi dengan R. Kertawiguna dan Opick Abu. Produksi musik ditangani oleh Donall Kinan Sammy dan Bayu Onyonk, menjamin kualitas aransemen yang sesuai dengan ciri khas Duo Anggrek.

Album “Mekar” terdiri dari tujuh lagu yang tetap mempertahankan ciri khas dancedhut. Single unggulan dari album ini adalah “Amadiketu” (Aku Sama Dia Dekat Tapi Takkan Bisa Bersatu), yang ditulis oleh Yogi RPH dan diaransemen oleh DJ Febry.

“Amadiketu” dipilih sebagai fokus track karena beat-nya yang catchy dan lirik yang relatable, menggambarkan dilema hubungan yang sulit bersatu. Devay menambahkan, “Liriknya sangat relevan, terutama di kalangan generasi Z yang sering menghadapi situasi ini.”

Baca Juga:  Kasus Tewasnya 129 Suporter di Stadion Kanjuruhan Peristiwa Terbruk dalam Sejarah Olah Raga

Dari sisi musik, “Amadiketu” mengikuti tren kekinian sambil tetap berada dalam genre dancedhut. Kombinasi antara musik, lirik, dan vokal dari Devay dan Putri membuat lagu ini terdengar fresh.

Putri menjelaskan, “Meskipun ada kemiripan dengan lagu-lagu sebelumnya, single ini tetap memiliki nuansa baru.”

Duo Anggrek, yang sebelumnya beranggotakan Devay dan Mozza, kini terdiri dari Devay dan Putri setelah keluarnya Mozza. Sejak terbentuk pada 2012, Duo Anggrek telah menyajikan musik dancedhut yang kental dengan nuansa pantun, membedakan mereka dari artis dangdut lainnya.

Single “Goyang Nasi Padang,” yang ditulis oleh Yanto Sari, telah menjadi lagu ikonik bagi mereka, sering dibawakan saat manggung. Namun, pencapaian tertinggi Duo Anggrek hingga kini adalah melalui single “Cikini Gondangdia,” yang viral di TikTok dan mengisi jadwal manggung mereka pasca-COVID-19.

Berkat lagu tersebut, Duo Anggrek menjadi artis dangdut pertama yang dilibatkan dalam konser perayaan 25 tahun musisi Badai, serta menyanyikan lagu “SUMO (Susah Move On)” di Gedung Kesenian Jakarta, lengkap dengan aransemen gambang keromong.

Dengan harapan album “Mekar” dan single “Amadiketu” diterima dengan baik oleh penikmat musik dancedhut Indonesia, Duo Anggrek ingin album ini menjadi inspirasi bagi pendengar untuk selalu mekar dan berani menghadapi tantangan. Mereka berkomitmen untuk tetap relevan dan terus berkembang di industri musik yang dinamis. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Komisi III DPR Minta Polres Pemalang Usut Tuntas Kematian Siswa SD yang Diduga Jadi Korban Perundungan
Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana
Selamat! Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih Jadi Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026
Temuan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, FAST Indonesia Synergy Dorong Kajian Tata Kelola Pengawasan Pemasyarakatan
Penonaktifan 5 Pejabat Lapas Cibinong Menguatkan Dugaan Kamar Khusus Berbayar
Kisah Meganatasya, Remaja Bisu-Tuli Asal Bali yang Bintangi Film Inklusif Terangku Dalam Gelapku
Dukung KPK Usut Kasus Suap di ATR/BPN,  BPKN Imbau Penegakan Hukum Jangan Berhenti di Hilir
Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK, Konstelasi Politik Jelang Musda Golkar Kota Bekasi Berubah

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Komisi III DPR Minta Polres Pemalang Usut Tuntas Kematian Siswa SD yang Diduga Jadi Korban Perundungan

Selasa, 29 September 2026 - 22:47 WIB

Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana

Selasa, 29 September 2026 - 00:28 WIB

Selamat! Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih Jadi Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026

Senin, 28 September 2026 - 22:37 WIB

Temuan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, FAST Indonesia Synergy Dorong Kajian Tata Kelola Pengawasan Pemasyarakatan

Minggu, 27 September 2026 - 10:36 WIB

Penonaktifan 5 Pejabat Lapas Cibinong Menguatkan Dugaan Kamar Khusus Berbayar

Berita Terbaru