PJ Teguh: Hindari Politik Uang, Pilih Paslon Sesuai Hati Nurani

- Editor

Selasa, 29 Oktober 2024 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Karya-Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi mengingatkan semua pihak untuk menghindari politik uang dan kampanye hitam di masa Pilkada 2024. Masa kampanye pilkada masih berlangsung hingga 23 November mendatang.

Teguh meminta warga Jakarta untuk memilih paslon sesuai hati nurani.

“Hindari politik uang, kampanye hitam dan hal merugikan lainnya. Untuk warga Jakarta, silakan pilih sesuai hati nurani,” ujar Teguh dalam keterangannya, dikutip Selasa (29/10/2024).

Teguh juga menitipkan pesan untuk jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Penyedia Jasa Lainnya Peorangan (PJLP) untuk bersikap netral.

“Netralitas semua pegawai itu sudah diatur dengan jelas. Siapapun yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan,” tegas dia.

Sebelumnya, Teguh menghadiri debat kedua cagub-cawagub yang diselenggarakan KPU Provinsi Jakarta di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/10/2024) malam.

Baca Juga:  Menteri PUPR Gandeng IAI Siapkan Infrastruktur Presidensi G20

Dalam kesempatan itu, Teguh menuturkan bahwa sejak awal dilantik, ia diberikan tugas untuk memastikan memastikan terselenggaranya pilkada jujur, adil, dan berintegritas.

Setelah menyimak debat kedua ini, Teguh percaya bahwa Pilkada Jakarta akan melahirkan kepala daerah yang terbaik. Adapun, tema debat kedua mengangkat isu ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Debat ini diikuti oleh tiga pasangan calon, yaitu pasangan calon nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono yang didukung Partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, dan Garuda.

Kemudian pasangan calon nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang maju lewat jalur independen.

Sedangkan pasangan calon nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno yang didukung oleh PDI-P dan Partai Hanura. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sidang Gugatan Pelda Satria Nusantara Ditunda, Pengacara Soroti Netralitas Sekretaris Pusat
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan
Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL
Alami Kerusakan Perahu Saat Melaut, Nelayan Nias Selatan Berhasil Ditemukan Selamat
Manuver Golkar di RUU Pemilu: Usul Dapil Nasional, Caleg Gagal Bisa Tetap Jadi DPR

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Sidang Gugatan Pelda Satria Nusantara Ditunda, Pengacara Soroti Netralitas Sekretaris Pusat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:05 WIB

PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan

Berita Terbaru