Tanggulangi Banjir Jakarta, Pembangunan Giant Sea Wall Dinilai Sejalan dengan Proyek JIT 

- Editor

Jumat, 20 Juni 2025 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Pembangunan proyek raksasa Tanggul Laut atau Giant Sea Wall (GSW) yang kini bakal diteruskan oleh pemerintah menuai sorotan dari berbagai pihak.

Meski disebut-sebut sebagai solusi ampuh untuk mencegah banjir rob hingga dan erosi di Pantai Utara Jawa, namun proyek ini juga menimbulkan kekhawatiran besar terkait dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.

Giant Sea Wall direncanakan membentang sejauh 500 kilometer dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur. Proyek ini sebenarnya bukan hal baru, karena sudah dirancang sejak era Orde Baru namun terus tertunda. Baru pada 2014, pembangunan tanggul di Jakarta mulai dilakukan, dan kini rencana perluasannya kembali dihidupkan.

Namun, data dari Destructive Fishing Watch (DFW) pada April lalu menunjukkan bahwa 56,2% masyarakat pesisir tidak setuju dengan pembangunan ini.

Alasannya bukan tanpa dasar yaitu mereka khawatir kehilangan mata pencaharian serta rusaknya lingkungan hidup mereka.

Menurut pengamat kebijakan publik yang sekaligus penggagas proyek pengendali banjir Jakarta atau Jakarta integrated Tunnel (JIT) Wibisono mengatakan, Giant sea Wall di pesisir Jawa memang perlu di bangun, namun perlu di kaji terkait dampak lingkungan dipesisir pantai yang masyarakatnya mayoritas nelayan, sebaiknya tidak semua pesisir dibendung…tapi hanya daerah daerah perkotaan saja yang dibangun, sehingga masyarakat nelayan tidak terganggu, karena tidak semua wilayah mengalami penurunan permukaan tanah (land subsidence), hanya diwilayah jakarta Utara saja.

Baca Juga:  Banjir Kepung Jakarta, SGY: PLT Kadis SDA Gagal, Sebaiknya Dicopot

“Khusus kota jakarta, sudah tidak perlu dibangun menyeluruh lagi, kan sudah ada reklamasi di wilayah Utara yakni PIK2 dan PIK 3, itu sudah cukup, mungkin yang perlu di tanggul wilayah Pluit dan sekitarnya saja,” ujar Wibi

“Problem banjir dijakarta itu tidak hanya Rob , tapi ada faktor lain yang justru lebih mengkhawatirkan yakni luapan dua sungai besar yaitu sungai Ciliwung dan sungai Pesanggrahan, dua luapan sungai inilah yang perlu di antisipasi setiap tahunnya,” tambahnya

“Ada 3 faktor banjir di jakarta, yakni akibat Rob, hujan lokal intensitas tinggi dan luapan sungai Ciliwung dan Pesanggrahan, sedangkan saya sudah membuat konsep dan menawarkan ke pemerintah bahwa banjir luapan kedua sungai tersebut dapat diatasi dengan membypas kedua sungai tersebut dengan terowongan terpadu pengendali banjir, yang berfungsi untuk menampung luapan sungai kedalam saluran tertutup yakni terowongan raksasa,” papar Wibi

“Saya dukung proyek Giant sea wall ini, karena sejalan dengan proyek JIT, untuk menyelamatkan Jakarta dari ancaman tenggelam , dan setiap tahunnya mengalami kerugian Rp.22 Trilyun akibat banjir luapan sungai Ciliwung.” Pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Berita Terbaru

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera

Nasional

Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan

Jumat, 9 Okt 2026 - 23:42 WIB

Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia

Nasional

Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan

Jumat, 9 Okt 2026 - 23:37 WIB