Banjir di Ciledug Bekasi Akibat Kontraktor Dinilai Tidak Ahli Kerjakan Proyek Kolam Retensi

- Editor

Rabu, 9 Juli 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mediakarya – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kontraktor proyek kolam retensi atau polder di Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Sorotan tajam itu disampaikan Dedi saat kunjungan ke lokasi langsung pada Rabu pagi, 9 Juli 2025.

“Nah ini saya di sini ada banjir, ternyata banjir di sini, bukan karena, luapan air sungai, tetapi luapan air sungainya karena disengaja, yaitu, ini nih lagi bikin turap, pengatur air, polder pengatur air dari perumahan-perumahan ke sungai,” kata Dedi saat sedang menjelaskan didampingi seorang warga.

Proyek polder air atau kolam retensi ini merupakan proyek Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi dengan nilai Rp5 miliar.

Baca Juga:  PKS Dorong Pansus Hak Angket Kelangkaan Minyak Goreng

“Benteng sungainya dijebol nih, ya kan pekerjaan belum selesai, benteng sungainya dijebol, akhirnya air dari sungai, pindah ke sini,” ucap dia.

“Ini banjir yang disengaja, karena kontraktor pelaksana teknisnya, pekerjaan pembuatan folder ini, kayaknya nggak ahli deh nanganin yang beginian, perhitungan nggak tepat,” sambung Dedi.

Dedi menilai kontraktor proyek polder air itu tidak bisa memperkirakan skenario hujan dan juga tidak sesuai dengan prosedur operasional standar (SoP). Dia meminta Bupati Bekasi Ade Kuswara melakukan evaluasi terkait pekerjaan teknis ini.

Warga yang mendampingi Dedi mengatakan biasanya tidak banjir meskipun hujan besar. “Harusnya enggak banjir. Ini banjirnya diciptakan oleh kontraktor yang mengerjakan pekerjaan polder. Ampun dah,” ucap Dedi. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur
Filosofi Sepak Bola Pelatih Persija STY Sejalan dengan Transformasi Bank Jakarta
Bank Jakarta Jadi Energi Persija Buru Gelar Juara Liga Indonesia
Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang
Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Filosofi Sepak Bola Pelatih Persija STY Sejalan dengan Transformasi Bank Jakarta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Berita Terbaru

PAM JAYA memperkuat budaya K3 bersama mitra kerja untuk memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan jaringan perpipaan Jakarta.

Ekonomi & Bisnis

PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:26 WIB

Amos Hutauruk menilai Erick Thohir harus bertanggung jawab dan mendesak Ketua Umum PSSI mundur.

Headline

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:08 WIB