RSUD Cabangbungin Klarifikasi Kasus Komplikasi Mata pada Pasien DBD

- Editor

Sabtu, 19 Juli 2025 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI, Mediakarya – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin memberikan klarifikasi resmi terkait video yang beredar di media sosial mengenai pasien yang mengalami komplikasi mata saat dirawat karena demam berdarah dengue (DBD).

Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Hj. Erni Herdiani, menyampaikan bahwa pihaknya merasa perlu meluruskan informasi yang beredar di grup WhatsApp dan media sosial tersebut.

“Kami sebagai Rumah Sakit Umum Daerah selalu berupaya melayani pasien semaksimal mungkin,” ujar dr. Erni dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (18/7/2025).

Menurut dr. Erni, rumah sakit telah melaksanakan semua tindakan berdasarkan prosedur yang ditetapkan dan selalu melakukan evaluasi terhadap kepatuhan prosedur secara berkala. Ia menyayangkan adanya tudingan sepihak bahwa pihaknya telah melakukan malpraktik.

“Tudingan tersebut tanpa ada konfirmasi atau cross check terlebih dahulu kepada kami,” tegasnya.

Dia menambahkan, penyebaran video dan pemberitaan tersebut menimbulkan opini kurang baik dan tidak mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Baca Juga:  Sinergi Dewas dan Direksi PAM JAYA: Strategi Sukses IPO dan Target 100 Persen Akses Air Bersih PAM Jaya pada 2029

Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, dia mengatakan, RSUD Cabangbungin melakukan pendalaman bersama para tenaga ahli dari beberapa disiplin ilmu di organisasi profesi. Hasil pendalaman tersebut menunjukkan bahwa tata laksana yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa komplikasi pada mata pasien merupakan kejadian yang dapat terjadi pada proses perjalanan penyakit DBD. Meskipun hal ini jarang terjadi, kondisi tersebut dimungkinkan dan sudah pernah terjadi pada beberapa kasus.

“Saat ini kami fokus kepada penanganan pasien dan membantu kelanjutan pemulihan pasien bekerjasama dengan lintas sektoral,” kata dr. Erni.

Dia memohon kepada semua pihak untuk ikut menjaga situasi dengan kondusif dan tidak menyebarkan berita yang tidak berimbang sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun RSUD Cabangbungin agar dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik menuju Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju dan Sejahtera,” pungkasnya. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Warga Sekitar TPST Bantargebang Protes Sumur Artesis Rusak, Tuntut Perbaikan dan Minta Bantuan Air Bersih
DNIKS Dorong Anak Disabilitas Tunjukkan Potensi Lewat Gerak Inklusif 2026
Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Warga Sekitar TPST Bantargebang Protes Sumur Artesis Rusak, Tuntut Perbaikan dan Minta Bantuan Air Bersih

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:05 WIB

DNIKS Dorong Anak Disabilitas Tunjukkan Potensi Lewat Gerak Inklusif 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Berita Terbaru

Ketua Bidang Advokasi F-SPGI, Purijan Karismandely

Ekonomi & Bisnis

F-SPGI Adukan Dugaan PHK Sepihak 11 Pekerja PT Indonesia Epson Industry

Senin, 12 Okt 2026 - 14:21 WIB