Pelajaran dari Pati: Jangan Biarkan Kebijakan Arogan dan karakter kepimpinanya Menyengsarakan Rakyat Kota Sukabumi

- Editor

Kamis, 14 Agustus 2025 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Aris Gunawan Ketua DPC GMNI Sukabumi Raya

Kami memandang serius peristiwa yang terjadi di Kabupaten Pati, di mana kepemimpinan yang arogan, jauh dari aspirasi rakyat, serta kebijakan menaikkan pajak tanpa kajian matang, telah menimbulkan keresahan dan penderitaan masyarakat. Fenomena ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa pola kepemimpinan yang mengabaikan prinsip kerakyatan dan keadilan sosial dapat terjadi di mana saja — termasuk di Kota Sukabumi — jika masyarakat lengah dan pemimpin terpilih tidak diawasi secara kritis.

Kota Sukabumi harus belajar dari pengalaman pahit tersebut. Pemimpin daerah sejatinya adalah pelayan rakyat, bukan penguasa yang semena-mena menentukan kebijakan demi kepentingan segelintir pihak. Kenaikan pajak atau pungutan yang membebani masyarakat hanya akan memperlebar jurang kesenjangan dan menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat Sukabumi untuk bersatu, kritis, dan berani menyuarakan pendapat ketika kebijakan yang lahir berpotensi menyengsarakan rakyat. Dan kepada para pemangku kebijakan, kami menegaskan: dengarkan suara rakyat, libatkan mereka dalam setiap pengambilan keputusan, dan jalankan kepemimpinan dengan rendah hati serta penuh tanggung jawab.

yang terjadi di kabupaten pati bisa terjadi di daerah manapun ! Hal ini GMNI Sukabumi Raya menilai ada kemiripan pada gaya kepemimpinan Bupati Pati dan Walikota Sukabumi. Kenapa Demikan kami katakan , Contoh kasus yang selalu kami ingatkan dan kritisi pada kebijakan yang selalu di buat oleh walikota sukabumi, mengenai Dominasi Kelompok penuh dengan Abuse Of Power, mendekatakan pada KKN (Korupsi,Kolusi dan Nepotisme) dan akhir-akhir ini menaikan pajak pada UMKM (khusunya para pecinta jajanan-jajanan) yang sering di beli setiap hari nya seperti; Kopi dll.

Baca Juga:  Petani Jagung Manis Dapat Motivasi dan Pendampingan Babinsa Kodim 0103/Aceh Utara

Hal ini menjadi bagian dari alarm bahwa jangan sampe Walikota sulabumi jumawa dan arogan pada stiap kebijakan yang selalu di keluarkan. kami mahasiswa sedikit tersinggung ketika walikota pernanh menantang Dialog kepada Mahasiswa agar membawa Data , padahal setiap lami mealkukan keritik melalui parlemen jalanan Aksi Demonstrasi) kami hingga 3x tidak pernah di temui satu kalipun, padalah kita selalu mwmbawa data hasil kajiam dan analisi akademik kami.

Bukan Hanya itu , walikota pernah menyatakan bahwa akan menggelontorkan anggaran kepada mahasiwa untuk ruang kreativitas. bagi kami ini senagai bentuk Penghinaan dan pemimpin mental pedagang. sehingga pendekatan yang diberikan selalu matrealistik bukan pada Dialetiktis yang konstruktif!

Sekali lagi kami katakan , Kejadian di kabupaten Pati bisa terjadi di daerah/kota/kabupaten manapun ketika Kekuasaan yang otoriter/ Arogan akan Runtuh oleh kekuatan Rakyat (People Power).

Vox populi, vox dei” ( SUARA RAKYAT ADALAH SUARA TUHAN)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Allan Lohy Dorong Penanganan Nasional Karhutla Papua jika Kabut Asap Capai Maluku
Polres Nias Selatan Sita 27 Paket Sabu dan Uang Jutaan Rupiah dari Sarang Narkoba Lahusa
GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu
Jangkau Milenial dan Gen Z, Film Ageman Jadi Media Edukasi Toleransi di UIN Raden Intan
Proses Terus Berjalan, Puspaga Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Seksual
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Disnaker Kota Bekasi Bantah Ada Staffnya Terlibat Loker Bodong
Alami Kerusakan Perahu Saat Melaut, Nelayan Nias Selatan Berhasil Ditemukan Selamat

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Allan Lohy Dorong Penanganan Nasional Karhutla Papua jika Kabut Asap Capai Maluku

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Polres Nias Selatan Sita 27 Paket Sabu dan Uang Jutaan Rupiah dari Sarang Narkoba Lahusa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:59 WIB

GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Jangkau Milenial dan Gen Z, Film Ageman Jadi Media Edukasi Toleransi di UIN Raden Intan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Proses Terus Berjalan, Puspaga Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Seksual

Berita Terbaru