Intip Harta Kekayaan Immanuel Ebenezer, Wamenaker yang Terjaring OTT KPK

- Editor

Jumat, 22 Agustus 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel, Rabu (20/8/2025) malam. Politikus Partai Gerindra itu ditangkap bersama sembilan orang lainnya.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya OTT tersebut. Ia menyebut kasus yang menjerat Noel berkaitan dengan dugaan pemerasan perusahaan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum terhadap yang bersangkutan,” ujar Fitroh, Kamis (21/8/2025).

Dari Relawan Jokowi ke Prabowo Mania

Nama Immanuel Ebenezer pertama dikenal publik saat menjadi Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman) yang mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Pada Pilpres 2024, sempat muncul relawan Ganjar Mania sebelum akhirnya Noel membubarkannya dan beralih mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Ia bahkan mendirikan Prabowo Mania 08 untuk menggalang dukungan.

Meski gagal melaju ke Senayan sebagai caleg Partai Gerindra dari dapil Kalimantan Utara, Noel tetap dipercaya Presiden Prabowo menjabat Wamenaker, mendampingi Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Selain kiprah politik, Noel juga pernah duduk sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), dan komisaris di beberapa perusahaan lain.

Baca Juga:  PBNU Dukung Televisi Tak Tayangkan Azan Secara Audio Saat Siaran Langsung Misa

Harta Kekayaan Rp17,6 Miliar

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 17 Januari 2025, Noel tercatat memiliki kekayaan sekitar Rp17,6 miliar, tanpa catatan utang.

Rinciannya sebagai berikut:

1. Tanah dan bangunan di Depok senilai Rp12,1 miliar.

2. Kendaraan senilai Rp3,33 miliar, terdiri atas:

  • Mitsubishi Pajero (2020) – Rp500 juta
  • Kia Picanto (2015) – Rp90 juta
  • Yamaha NMAX (2015) – Rp16 juta
  • Toyota Fortuner (2022) – Rp430 juta
  • Toyota Land Cruiser 300 VX (2023) – Rp2,3 miliar

3. Kas dan setara kas sebesar Rp2,02 miliar.

Menanti Sikap Pemerintah dan Gerindra

Pasca OTT, posisi Noel sebagai pejabat publik kini dipertanyakan. Apakah ia masih akan menjabat Wamenaker atau segera digantikan, serta bagaimana sikap Partai Gerindra terhadap kadernya ini, akan sangat bergantung pada hasil pemeriksaan KPK dalam 1×24 jam ke depan.

Kasus ini sekaligus menambah deretan pejabat publik yang terjerat operasi senyap KPK, khususnya dalam perkara korupsi pelayanan publik.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tanggapi Polemik Kadis LH vs Wartawan, Ketua IPW: Narsum Boleh Menolak, Wartawan Jangan Intimidasi
Jangan Alergi Kritik, Pengamat UI Minta Pejabat Bekasi Hormati Fungsi Wartawan dan Aktivis
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Analis IPPS Ingatkan Bahaya Pemburu Rente Manfaatkan Calon Ketua
Pasca Putusan MK Desakan Pemakzulan Gibran Mengalir Deras, Pakar Ingatkan Jalur Konstitusi Panjang dan Ketat
Pengamat Ini Duga Polemik Ijazah Gibran Sengaja Digoreng untuk Alihkan Isu MBG dan Kopdes
Pendiri NII Crisis Center: Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Tanpa Jokowi Mustahil Jadi Ketum Golkar, Tapi Saat Ijazah Gibran Disoal Bahlil Bungkam
DNIKS Dorong Anak Disabilitas Tunjukkan Potensi Lewat Gerak Inklusif 2026

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Tanggapi Polemik Kadis LH vs Wartawan, Ketua IPW: Narsum Boleh Menolak, Wartawan Jangan Intimidasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Jangan Alergi Kritik, Pengamat UI Minta Pejabat Bekasi Hormati Fungsi Wartawan dan Aktivis

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Pasca Putusan MK Desakan Pemakzulan Gibran Mengalir Deras, Pakar Ingatkan Jalur Konstitusi Panjang dan Ketat

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pengamat Ini Duga Polemik Ijazah Gibran Sengaja Digoreng untuk Alihkan Isu MBG dan Kopdes

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Pendiri NII Crisis Center: Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Berita Terbaru

Siswa SMK Tinta Emas Indonesia sedang antri MBG Prasmanan

Daerah

MBG Dengan Sistem Prasmanan, Terobosan Atau Pemborosan?

Senin, 12 Okt 2026 - 15:37 WIB

Ketua Bidang Advokasi F-SPGI, Purijan Karismandely

Ekonomi & Bisnis

F-SPGI Adukan Dugaan PHK Sepihak 11 Pekerja PT Indonesia Epson Industry

Senin, 12 Okt 2026 - 14:21 WIB