Beranda / Daerah / Jukir Hotel Dan Kafe Di Sukabumi di Temukan Tewas Mengenaskan, Penyebabnya Masih Misterius

Jukir Hotel Dan Kafe Di Sukabumi di Temukan Tewas Mengenaskan, Penyebabnya Masih Misterius

SUKABUMI, Mediakarya – Warga Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, digegerkan dengan penemuan jasad seorang juru parkir (jukir) hotel dan kafe, Korban ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, pihak kepolisian akhirnya membeberkan soal juru parkir cafe yang ditemukan tewas secara mengenaskan di dalam Got di Selabintana, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (31/8).

Korban diketahui berinisial AR (56) yang sebelumnya disebut DR. Menurut keterangan Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Iptu Astuti Setianingsih, penemuan itu pertama kali dilaporkan warga kepada Polsek Sukabumi sekitar pukul 05.40 WIB.

“Benar, pada Minggu pagi sekitar pukul 05.40 WIB, warga melaporkan telah ditemukan seorang laki-laki tergeletak di dalam parit depan sebuah warung di Jalan Raya Selabintana KM 7, tepatnya di depan Warung H. Asep, Kampung Selabintana Kulon, Desa Sudajaya Girang,” ungkap Iptu Astuti dalam keterangan resminya. Selasa ( 02/09/2025)

AR ditemukan oleh salah satu saksi berinisial RS (55), warga setempat, dalam kondisi penuh luka dan tidak sadarkan diri. Korban kemudian segera dibawa ke RSUD R. Syamsudin, SH menggunakan mobil ambulans milik Desa Sudajaya Girang, didampingi anggota Polsek Sukabumi dan pihak keluarga.

“Sesampainya di Instalasi Gawat Darurat RSUD R. Syamsudin, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis pada pukul 06.03 WIB,” lanjut Iptu Astuti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya:

  • Luka memar di mata sebelah kanan
  • Luka robek di bagian jidat
  • Luka di bibir
  • Luka di lutut kanan
  • Darah keluar dari telinga kanan

Polisi menyatakan bahwa hingga saat ini penyebab pasti kematian AR masih dalam proses penyelidikan.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Unit Reskrim bersama tim Inafis sudah turun ke lokasi untuk olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” tambahnya. (eka)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *