Jukir Hotel Dan Kafe Di Sukabumi di Temukan Tewas Mengenaskan, Penyebabnya Masih Misterius

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Mediakarya – Warga Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, digegerkan dengan penemuan jasad seorang juru parkir (jukir) hotel dan kafe, Korban ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, pihak kepolisian akhirnya membeberkan soal juru parkir cafe yang ditemukan tewas secara mengenaskan di dalam Got di Selabintana, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (31/8).

Korban diketahui berinisial AR (56) yang sebelumnya disebut DR. Menurut keterangan Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Iptu Astuti Setianingsih, penemuan itu pertama kali dilaporkan warga kepada Polsek Sukabumi sekitar pukul 05.40 WIB.

“Benar, pada Minggu pagi sekitar pukul 05.40 WIB, warga melaporkan telah ditemukan seorang laki-laki tergeletak di dalam parit depan sebuah warung di Jalan Raya Selabintana KM 7, tepatnya di depan Warung H. Asep, Kampung Selabintana Kulon, Desa Sudajaya Girang,” ungkap Iptu Astuti dalam keterangan resminya. Selasa ( 02/09/2025)

AR ditemukan oleh salah satu saksi berinisial RS (55), warga setempat, dalam kondisi penuh luka dan tidak sadarkan diri. Korban kemudian segera dibawa ke RSUD R. Syamsudin, SH menggunakan mobil ambulans milik Desa Sudajaya Girang, didampingi anggota Polsek Sukabumi dan pihak keluarga.

Baca Juga:  KRI Teluk Hading Terbakar di Perairan Selayar

“Sesampainya di Instalasi Gawat Darurat RSUD R. Syamsudin, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis pada pukul 06.03 WIB,” lanjut Iptu Astuti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya:

  • Luka memar di mata sebelah kanan
  • Luka robek di bagian jidat
  • Luka di bibir
  • Luka di lutut kanan
  • Darah keluar dari telinga kanan

Polisi menyatakan bahwa hingga saat ini penyebab pasti kematian AR masih dalam proses penyelidikan.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Unit Reskrim bersama tim Inafis sudah turun ke lokasi untuk olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” tambahnya. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi
Kapolres Nias Selatan Dukung Penuh Pelaksanaan Muskab I KORMI
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Buka Lomba Paduan Suara Dapil V, Wabup Nias Selatan Apresiasi Sinergi Bamuspernis
Optimalkan PAD Pariwisata dan Perikanan, Pemkab Nias Selatan dan Pemkab Kepulauan Mentawai Gelar Rakor Strategis
Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD
Jadi Juara Umum Pada Ajang Puteri Jabar 2026, Azizah Bikin Harum Nama Kota Bekasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:01 WIB

Kapolres Nias Selatan Dukung Penuh Pelaksanaan Muskab I KORMI

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:09 WIB

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:43 WIB

Buka Lomba Paduan Suara Dapil V, Wabup Nias Selatan Apresiasi Sinergi Bamuspernis

Berita Terbaru

Foto; Mediakarya

Daerah

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Jun 2026 - 18:09 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi, (foto; Mediakarya)

Daerah

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:48 WIB