Nusantara Centre dan IndieBanyumas Angkat Diskusi Rempah Nusantara Lewat Bedah Buku di Kota Purwokerto

- Editor

Rabu, 31 Desember 2025 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOKERTO, Mediakarya – Nusantara Centre bersama indiebanyumas sukses menggelar bedah buku “Manifesto Rempah dan Herbal Indonesia” pada 29 Desember 2025 di Samara Cafe, Purwokerto.

Acara ini menjadi ruang diskusi publik mengenai sejarah panjang rempah dan herbal Nusantara serta relevansinya bagi masa depan bangsa.

Buku tersebut ditulis oleh Prof. Yudhie Haryono PhD (CEO Nusantara Centre) bersama Riskal Arief. Keduanya juga hadir sebagai narasumber utama selain ekonom nasional, Agus Rizal. Diskusi juga menghadirkan pegiat literasi sekaligus Komisioner Bawaslu Banyumas, Yon Daryono MSos, dengan Hanan Wiyoko MKom sebagai moderator.

Menurut Angga Saputra dari indiebanyumas, acara ini dikerjakan juga bersama beberapa media lokal, tokoh masyarakat, serta anggota WhatsApp Grup Banyumas Bebas Bicara (BBB).

“Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh gagasan, diskusi, serta pemahaman mendalam mengenai potensi herbal dan rempah sebagai kekuatan peradaban Indonesia,” ujar Angga.

Baca Juga:  PKS Lakukan Persiapan untuk Pemilu 2024

Rempah dan Herbal: Sejarah dan Masa Depan

Rempah, herbal dan jamu Nusantara memiliki sejarah panjang sebagai komoditas strategis dunia. Sejak berabad-abad lalu, perburuan rempah memicu pelayaran global, kolonialisme, hingga perbudakan. Kini, riset internasional menegaskan manfaat rempah dan herbal sebagai bagian penting dalam piramida makanan dan kesehatan modern.

Diskusi kami membuka wawasan publik tentang pentingnya menjaga serta mengembangkan potensi rempah dan herbal Nusantara di tengah arus besar penguasaan komoditas global.

Peserta yang hadir memperoleh buku “Manifesto Rempah dan Herbal Indonesia” langsung dari penulis dan serifikat. Acara ini juga menjadi temu ilmuwan, tokoh lokal dan sinergi dalam usaha menuju indonesia emas.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan
Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan
Bambang Pacul Soal Putusan MK : Santai Saja Bolanya Belum Sampai
Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana

Berita Terbaru

Ilustrasi

Opini

Seandainya Jokowi Itu Messi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 09:07 WIB

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera

Nasional

Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan

Jumat, 9 Okt 2026 - 23:42 WIB

Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia

Nasional

Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan

Jumat, 9 Okt 2026 - 23:37 WIB