Sikap Tegak Lurus Adalah Pilihan Keyakinan Organisasi

- Editor

Senin, 5 Januari 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rahman Abizar Mushaf Ketua Umum HIPPMa Sukabumi

Rahman Abizar Mushaf Ketua Umum HIPPMa Sukabumi

Oleh: Rahman Abizar Mushaf Ketua Umum HIPPMa Sukabumi

Sukabumi, Mediakarya – Dalam setiap organisasi, perbedaan sikap dan pilihan garis koordinasi adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari. Hal inilah yang terjadi di tubuh KNPI Kabupaten Sukabumi belakangan ini. Munculnya dua Musyawarah Daerah bukanlah semata persoalan benar atau salah, melainkan cerminan dari keyakinan dan sikap organisatoris masing-masing elemen pemuda.

Sebagai Ketua Umum HIPPMa Sukabumi, memandang bahwa orientasi utama gerakan kepemudaan adalah membangun pemuda Kabupaten Sukabumi yang mubarokah, berdaya, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Atas dasar komitmen itulah HIPPMa mengambil sikap organisasi dengan penuh pertimbangan dan tanggung jawab.

HIPPMa Sukabumi memilih bersikap tegak lurus terhadap kepemimpinan Ali Hanapi. Sikap ini bukan dilandasi ambisi, apalagi niat memecah belah, melainkan berdasarkan keyakinan organisasi yang kami anggap sah serta sejalan dengan nurani dan pemahaman kami terhadap dinamika internal KNPI. Dalam konteks tersebut, kami mendukung Musyawarah Daerah yang dilaksanakan di Selabintana dan menetapkan Gilang Gusmana sebagai Ketua KNPI Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga:  Pengamat: Golkar dan PAN Tak Mungkin Bersikap Jadi Tandingan PDIP

Perlu ditegaskan bahwa pilihan ini tidak dimaksudkan untuk menegaskan forum atau kepemimpinan lain. HIPPMa
menghormati setiap proses yang telah dan sedang berjalan. Namun dalam organisasi, setiap elemen tentu memiliki hak untuk menentukan sikap, selama dilakukan secara terbuka, bermartabat, dan bertanggung jawab.

Oleh karena itu, Musda yang digelar di Selabintana harus dipandang sebagai ekspresi keyakinan dan konsistensi sikap organisasi, bukan sebagai upaya intrik atau pemufakatan jahat. Narasi yang saling menuding justru berpotensi memperlebar jarak antarpemuda dan mencederai semangat kebersamaan.

Sebagai bagian dari elemen pemuda, HIPPMa meyakini bahwa perbedaan sikap tidak boleh berujung pada permusuhan. Pemuda Sukabumi jauh lebih membutuhkan ruang dialog, saling menghormati, dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan.

Pada akhirnya, tujuan besar kita tetap sama, yakni membangun pemuda Kabupaten Sukabumi yang mubarakah. Dengan niat yang lurus dan sikap yang kami yakini, kami percaya bahwa langkah yang kami tempuh sudah berada di jalan yang benar. (***)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas, Wakapolres Nias Selatan Hadiri Upacara Hari Jadi TNI ke-81
HUT TNI ke-81, Di Antara Loyalitas dan Batas Sipil
Dari Meja Tata Usaha Hingga Puncak Korps Adhiyaksa: Perjalanan Noor Achmad
Dituding Layani BBM Subsidi Dengan Jerigen, Manajer SPBU di Amandraya Malah Merespons Defensif
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Pengurus PDNI Kepulauan Nias Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Teluk Dalam
NCW Endus Dugaan Kongkalikong Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin, Desak KPK Masuk Brebes

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Perkuat Sinergitas, Wakapolres Nias Selatan Hadiri Upacara Hari Jadi TNI ke-81

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:30 WIB

HUT TNI ke-81, Di Antara Loyalitas dan Batas Sipil

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Dari Meja Tata Usaha Hingga Puncak Korps Adhiyaksa: Perjalanan Noor Achmad

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Dituding Layani BBM Subsidi Dengan Jerigen, Manajer SPBU di Amandraya Malah Merespons Defensif

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Berita Terbaru