Terkait Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KAI Mengajak Publik Menunggu Hasil Investigasi Resmi KNKT

- Editor

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stasiun Kereta Bekasi Timur, Kota Bekasi -  Jawa Barat.

Stasiun Kereta Bekasi Timur, Kota Bekasi - Jawa Barat.

JAKARTA, Mediakarya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus bersikap kooperatif dan mendukung seluruh proses investigasi serta penanganan yang saat ini masih berjalan terkait kejadian di Stasiun Bekasi Timur pada (27/4/202).

Selama Posko Informasi yang berlangsung hingga 11 Mei 2026, KAI juga terus menerima perkembangan proses investigasi yang dilakukan oleh KNKT dan Kepolisian, termasuk berbagai dinamika informasi yang berkembang di ruang publik pascakejadian tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI memahami besarnya perhatian dan berbagai pertanyaan publik terhadap peristiwa ini. Namun demikian, seluruh pihak perlu memberikan ruang bagi proses investigasi resmi agar berjalan objektif, menyeluruh, dan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Kepala Bakamla Sampaikan Kuantitas Ancaman Keamanan Laut 2022 Turun

“Peristiwa ini tentu menimbulkan banyak perhatian dan pertanyaan dari masyarakat. Namun kami mengajak seluruh pihak untuk menunggu hasil investigasi resmi dari KNKT dan aparat berwenang, agar setiap informasi yang berkembang tetap berdasarkan fakta dan hasil investigasi yang objektif,” ujar Anne, Jumat (8/5/2026).

Anne menambahkan, KAI akan terus mendukung seluruh proses yang dilakukan oleh pihak berwenang serta tetap menjalankan langkah-langkah keselamatan dan penegakan aturan di perlintasan sebidang sesuai regulasi yang berlaku.

KAI juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga hasil resmi investigasi disampaikan oleh pihak yang berwenang. (mam)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra
Negara Darurat Cognitif Reselience
IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik
Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi
Prabowo Jokowi Makan Malam Bersama Saat Putusan Sidang MK
MK Nyatakan Wapres Gibran Tidak Miliki Ijazah Setara SMA Luar Negeri
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:01 WIB

IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi

Berita Terbaru