Penjaga Rumah Mantan Jampidsus Ditemukan Tewas Mengenaskan Mulut dan Hidung Berbusa

- Editor

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: AFU.ID)

(Foto: AFU.ID)

Jakarta, Mediakarya – Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Polres Metro Jakarta Selatan terus melakukan penyelidikan dalam rangkaian peristiwa seorang pria bernama Sutrimo yang diduga sebagai penjaga rumah Mantan Jampidsus yang ditemukan meninggal secara misterius pada Kamis, (23/7/2026).

Kasus tewasnya penjaga rumah Febrie Adriansyah ini ramai diperbincangkan setelah berbagai informasi beredar di media sosial. Namun, polisi menegaskan seluruh dugaan yang berkembang belum dapat dipastikan sebelum hasil autopsi dan pemeriksaan forensik selesai dilakukan.

Polda Metro Jaya menegaskan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh. Polisi mengimbau masyarakat tidak mengaitkan kematian penjaga rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah dengan perkara lain sebelum seluruh fakta berhasil diungkap.

Sutrimo merupakan warga Banyumas, Jawa Tengah. Berdasarkan informasi yang beredar, saat rekannya mendatangi lokasi, korban disebut sudah tidak sadarkan diri dengan busa keluar dari mulut dan hidung.

Baca Juga:  FPMI Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Berantas Dugaan Oknum Bekingi Mafia Gas Subsidi

Korban kemudian ditemukan di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selanjutnya, dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Pihak rumah sakit menyatakan korban tiba dalam kondisi telah meninggal dunia.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan proses penyelidikan dilakukan secara profesional. “Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum,” kata Budi.

Penyebab pasti kematian Sutrimo masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan forensik. Kepolisian menegaskan setiap kesimpulan akan disampaikan berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh selama proses penyelidikan berlangsung.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas
Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri
Modus Mafia Tanah Terstruktur, LI-TPK Ungkap Peran Oknum Pejabat Desa dan Laporkan Dugaan Pemalsuan Sertifikat PTSL di Bogor
Direktur FAST Indonesia Synergy Curigai Sabotase di Balik Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Diduga Terkait Mafia HGB
Dekati Ratusan Jemaat, Cara Polres Nias Selatan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
FORSIBER Nilai Jaksa Agung Tak Bisa Lepas Tanggung Jawab Kasus Febrie Adriansyah
Keberatan Aset SHM Disita Atas Utang Debitur Lain, Kuasa Hukum Janti Yuli Yanti Hutagaol & Partners Law firm Siapkan Upaya Hukum Banding
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjukkan Wajah Baru Polri: Dekat Ulama, Hormati Sejarah, Hadir untuk Pekerja

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:55 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Modus Mafia Tanah Terstruktur, LI-TPK Ungkap Peran Oknum Pejabat Desa dan Laporkan Dugaan Pemalsuan Sertifikat PTSL di Bogor

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Direktur FAST Indonesia Synergy Curigai Sabotase di Balik Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Diduga Terkait Mafia HGB

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Dekati Ratusan Jemaat, Cara Polres Nias Selatan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:00 WIB

FORSIBER Nilai Jaksa Agung Tak Bisa Lepas Tanggung Jawab Kasus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru

Opini

Di Bawah Payung Ortodoksi Ekonomi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:03 WIB