Presiden Jokowi Ikut Menanam Benih Jagung Bersama Petani Papua Barat

- Editor

Selasa, 5 Oktober 2021 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bersama petani, Presiden RI, Jokowi, ikut menanam benih jagung di Papua Barat. (Foto ist)

Bersama petani, Presiden RI, Jokowi, ikut menanam benih jagung di Papua Barat. (Foto ist)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), ikut menanam benih jagung bersama para petani Papua Barat yang berada di lokasi Kabupaten Sorong. Bahkan para petani sudah memanfaatkan teknologi pertanian untuk mengolah lahan mereka.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menegaskan, Papua Barat memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produsen komoditas pertanian di Indonesia Timur.

“Provinsi ini memiliki 11.000 hektare lahan tanaman jagung dan 7.000.000 hektare untuk tanaman pangan dan holtikultura. Lahannya sangat luas, tapi pemanfaatannya baru 33 persen,” terangnya.

Baca Juga:  Amnesty International Kecam Kekerasan Terhadap Fungsionaris BEM UI, Desak Kapolri Usut Tuntas

Dirinya pun menegaskan jika ia sudah meminta kepada Menteri Pertanian dan Gubernur Papua Barat untuk lebih meningkatkan lagi produktivitas pertanian Kabupaten Sorong dan daerah-daerah lainnya di Papua Barat.

“Caranya, dengan mengubah sistem tanam dari satu kali menjadi dua atau tiga kali tanam dalam setahun, memanfaatkan teknologi pertanian, pelatihan, membuka akses permodalan juga adanya pengairan, sehingga dengan begitu kebutuhan pangan di tanah Papua dapat dipenuhi dengan hasil dari pulau Papua sendiri,” tandasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
BPKN RI Dorong AED Tersedia di Ruang Publik: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Bergerak
Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri
Belanja Ratusan Triliun MBG dan Kopdes Merah Putih Belum Mengalirkan Manfaat ke UMKM Lokal
Kadin Luncurkan Buku Putih 2026, Didik Rachbini: Industri Harus Kembali Jadi Lokomotif, Jangan Business As Usual
Modus Mafia Tanah Terstruktur, LI-TPK Ungkap Peran Oknum Pejabat Desa dan Laporkan Dugaan Pemalsuan Sertifikat PTSL di Bogor
Direktur FAST Indonesia Synergy Curigai Sabotase di Balik Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Diduga Terkait Mafia HGB
Dekati Ratusan Jemaat, Cara Polres Nias Selatan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:52 WIB

BPKN RI Dorong AED Tersedia di Ruang Publik: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Bergerak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Belanja Ratusan Triliun MBG dan Kopdes Merah Putih Belum Mengalirkan Manfaat ke UMKM Lokal

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Kadin Luncurkan Buku Putih 2026, Didik Rachbini: Industri Harus Kembali Jadi Lokomotif, Jangan Business As Usual

Berita Terbaru

Opini

Di Bawah Payung Ortodoksi EkonomiĀ 

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:03 WIB