Berpotensi Jadi “Musuh dalam Selimut”, Prabowo Diminta Copot Menteri Warisan Jokowi

- Editor

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabinet Merah Putih (Ist)

Kabinet Merah Putih (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Presiden Prabowo Subianto disarankan agar segera mencopot sejumlah menteri warisan atau titipan era pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo, hal itu demi efektivitas pemerintahannya hingga 2029 mendatang.

Setidaknya ada 11 menteri yang pernah masuk dalam kabinet sebelumnya dan diduga berafiliasi dengan Jokowi kembali menjabat di kabinet Prabowo.

Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid menilai bahwa menteri-menteri lama ini bisa menjadi tantangan atau “musuh dalam selimut” bagi pemerinthan Prabowo.

Beberapa figur penting yang bertahan meliputi Pratikno, Erick Thohir, Airlangga Hartarto, Tito Karnavian, Budi Gunadi Sadikin, Bahlil Lahadalia, dan Sakti Wahyu Trenggono, Zulkifli Hasan, Saifullah Yusuf, Raja Juli Antoni, dan Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Kami menilai kehadiran para loyalis Jokowi di Pemerintahan Prabowo Subianto ini dapat menciptakan dilema dan berpotensi menjadi sandera kepentingan politik jangka panjang,” ujar Habib Syakur saat dimintai pendapatnya oleh Mediakarya melalui sambungan telpeonnya, Sabtu (29/8/2026).

Namun demikian, lanjut Habib Syakur, langkah Prabowo untuk mengakomodasi orang-orang Jokowi ini merupakan bentuk transisi pragmatis di mana presiden tetap memantau kinerja mereka dan membuka peluang perombakan (reshuffle) sesuai dengan kebutuhan pemerintah.

Akan tetapi jika melihat dinamika politik yang berkembang saat ini, pengaruh Jokowi di pemerintahan Prabowo dinilai masih dominan. Di mana menteri-menteri yang menduduki jabatan strategis masih dipegang oleh figur yang berafiliasi dengan geng Solo.

Baca Juga:  GNK Soroti Komposisi Wantimpres, Singgung Gaya Komunikasi Rocky Gerung

“Padahal sejumlah menteri warisan Jokowi itu sebelumnya memiliki rekam jejak negatif. Baik secara pribadi maupun rekam jejaknya terkait dengan permasalahan hukum,” katanya.

Lebih lanjut, jika Presiden Prabowo tidak mengambil tindakan tegas, dan tidak mereshuffle menteri warisan Jokowi, tidak menutup kemungkinan akan menghambat proses politik terkait dengan wacana dua periode pemerintahannya.

Terlebih, Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi menyebutkan adanya kemungkinan dinamika politik dan pergantian kepemimpinan nasional terjadi lebih cepat sebelum tahun 2029.

Menurutnya, pernyataan Budi Ari itu diungkapkan di depan sejumlah relawan dan juga disaksikan oleh Jokowi.

Ia menilai ucapan Ketum Projo itu bukan spontan, namun sebelumnya diduga sudah melalui proses pembahasan panjang antara Budi Arie dan Jokowi beserta Tim Relawannya.

“Kami menduga pernyataan Budi itu  sebelumnya melalui pembahasan dengan Jokowi. Tidak menutup kemungkinan para menteri Prabowo yang dekat dengan Jokowi tengah mempersiapkan diri merapatkan barisannya dengan geng Solo. Manuver inilah yang perlu diwaspadai oleh Prabowo Subianto dan pendukungnya,” pungkasnya. (Ugy)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS
Pengamat: Usia Panjang Golkar Belum Jamin Jadi Partai Rakyat, Masih Bertumpu pada Elite dan Kekuasaan
Elektabilitas Salip Prabowo, Prabu Foundation Sarankan KDM Tinggalkan Gerindra: Kembali ke Golkar 
Dari Pemenang Pileg Jadi Korban Reshuffle: Nasib Tragis Kader Golkar Jabar
Pasca Putusan MK Soal Ijazah Gibran, GNK Desak Aktor Intelektual di Balik Lolosnya Jokowi-Gibran Diungkap
Pakar Komunikasi Politik Sentil Parpol Pendukung Prabowo 2029: Terlalu Dini, Rakyat Butuh Solusi Bukan Deklarasi
Sikap PAN Soal Ijazah Gibran: Cari Aman di Lingkaran Kekuasaan, Terancam Ditinggal Pemilih Kritis
Manuver Golkar di RUU Pemilu: Usul Dapil Nasional, Caleg Gagal Bisa Tetap Jadi DPR

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Pengamat: Usia Panjang Golkar Belum Jamin Jadi Partai Rakyat, Masih Bertumpu pada Elite dan Kekuasaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Elektabilitas Salip Prabowo, Prabu Foundation Sarankan KDM Tinggalkan Gerindra: Kembali ke Golkar 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Dari Pemenang Pileg Jadi Korban Reshuffle: Nasib Tragis Kader Golkar Jabar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Pasca Putusan MK Soal Ijazah Gibran, GNK Desak Aktor Intelektual di Balik Lolosnya Jokowi-Gibran Diungkap

Berita Terbaru