JAKARTA, Mediakarya – Presiden Prabowo Subianto memberikan amanah baru kepada dua kader Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dan Muhammad Sarmuji dalam reshuffle Kabinet Merah Putih (KMP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Bahlil Lahadalia mendapat promosi jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus tetap merangkap jabatan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sementara itu, politikus Partai Golkar Muhammad Sarmuji resmi dilantik sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.
Mantan Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPD Partai Golkar Jawa Barat periode 2020-2025, Asep Suparman, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bahlil Lahadalia dan Muhammad Sarmuji atas amanah baru di Kabinet Merah Putih.
Menurut Asep, duet Bahlil Lahadalia (BL) dan Muhammad Sarmuji (MS) di DPP Golkar merupakan kebanggaan bagi seluruh kader.
“Selamat dan sukses untuk Kanda Bahlil Lahadalia dan Kanda Muhammad Sarmuji atas amanah baru, penuh kebanggaan, Golkar di nahkodai duet BL-MS sekarang naik kelas dan mengemban amanah baru di jajaran KMP,” ujar Asep dalam keterangannya, Kamis (2/10/2026).
Ia menilai pencapaian yang diraih kepengurusan pusat saat ini harus diikuti dan dijaga oleh kader di bawah. Sebab keberhasilan di tingkat atas tidak akan berarti jika tidak seiring dengan penguatan infrastruktur partai di daerah.
“Kita sebagai kader merasa bangga dan berharap terus ditingkatkan,” katanya.
Lebih lanjut, Asep menekankan peran vital Partai Golkar sebagai penopang utama koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran.
Golkar, kata dia, memiliki peran strategis dalam menjalankan program utama pemerintah, baik yang diimplementasikan oleh kader di eksekutif maupun di legislatif.
“Dengan memiliki posisi 2 Menko yaitu Menko Perekonomian dan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM adalah suatu posisi yang membanggakan. Secara politik Golkar memiliki kepercayaan penuh dalam menjalankan program-program Pemerintah,” pungkasnya. (As)









