Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

- Editor

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Perumahan Wahana Babelan RW 022, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menggelar diskusi publik bertema

Warga Perumahan Wahana Babelan RW 022, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menggelar diskusi publik bertema "Stop Bakar Sampah, Kelola Sampahmu dengan Bijak".

KAB. BEKASI, Mediakarya – Warga Perumahan Wahana Babelan RW 022, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menggelar diskusi publik bertema “Stop Bakar Sampah, Kelola Sampahmu dengan Bijak”. Kegiatan itu berlangsung di kantor sekretariat RW 022, Sabtu (3/10/2026).

Diskusi dihadiri ibu-ibu perumahan, di antaranya istri Ketua RW dan RT, serta warga setempat. Hadir sebagai narasumber Sekretaris Umum Prabu Peduli Lingkungan Rido Satriyo dan Saripudin.HM selaku perwakilan UPTD Wilayah 1 Dinas Lingkungan Hidup.

Suci, warga setempat yang menginisiasi pertemuan tersebut, mengatakan bahwa dia menggelar acara itu karena merasakan langsung dampak pembakaran sampah. Dia bercerita, bayinya yang baru berusia 5 bulan harus berjuang melawan penyakit parah akibat dugaan terpapar asap pembakaran sampah di fasilitas umum (fasum) di sekitar rumahnya.

“Batuk-batuk, ternyata divonis pneumonia (peradangan paru-paru) sama dokter. Sempat masuk ICU, sampai diinkubasi, sempat kritis. Dokter bilang karena mungkin banyak asap,” kata Suci.

Tak berhenti di situ, kekhawatiran Suci kembali muncul ketika anaknya sempat jatuh sakit dan mengalami sesak napas untuk kedua kalinya. Dia menduga kuat penyakit sang anak kambuh akibat polusi udara dari aktivitas pembakaran sampah yang masih terjadi. “Setiap saya keluar rumah pasti ada bau-bau asap,” keluhnya.

Sementara itu, Rido Satriyo mengatakan, pihaknya dari Prabu PL sebagai organisasi lingkungan hidup mengapresiasi langkah warga Perumahan Wahana Babelan. Sebab, warga berinisiatif menyelenggarakan diskusi secara mandiri demi mendapatkan edukasi dan informasi terkait tata kelola sampah di wilayahnya.

Baca Juga:  Petani Gagal Panen Akibat Pembangunan Tol Japek II

Dia juga menjelaskan, tema yang diangkat dalam diskusi tersebut sejalan dengan Surat Edaran Larangan Pembakaran Sampah di Wilayah Kabupaten Bekasi Nomor 100.3.4.2/SE-124/DLH/2026. Surat edaran itu diterbitkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja. Selain itu, tema tersebut juga selaras dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bekasi Nomor 02 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Sampah.

“Beberapa poin penting yang kami bahas adalah peran masyarakat dan pemangku kepentingan, mulai dari tingkat RT, RW, desa, hingga kecamatan dan dinas terkait, agar saling mendukung dalam sosialisasi, pengawasan, dan memberikan solusi konkret. Tujuannya agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan terbebas dari polusi akibat sampah, dengan dasar maklumat Bupati dan Perda Kabupaten Bekasi,” terangnya.

Adapun Rosmiyati, istri Ketua RW setempat, mengatakan bahwa setelah diskusi ini pihaknya akan menyampaikan pemberitahuan kepada warga agar tidak lagi membakar sampah. “Apalagi sekarang sudah ada surat edaran Bupatinya. Insya Allah kita tekankan ke warga, ini ada sanksinya,” katanya.

Karena itu, Rosmiyati mengimbau warga agar tidak lagi membakar sampah dan mengelolanya dengan bijak. Sebab, di perumahan tersebut masih banyak sampah pohon dan rumput yang kerap menjadi persoalan. “Mudah-mudahan ke depannya warga bisa mengerti, sehingga sampah tidak lagi dibakar,” tutupnya. (Supri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pengurus PDNI Kepulauan Nias Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Teluk Dalam
NCW Endus Dugaan Kongkalikong Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin, Desak KPK Masuk Brebes
Pom Bensin Di Amandraya Diduga Layani BBM Subsidi Dengan Jerigen
Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Disorot, Peserta Pertanyakan Transparansi Evaluasi
Jembatan Merah Putih Presisi di Nias Selatan Diresmikan dan Siap Dibangun Permanen Pada 2027
Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker
Hari Kesaktian Pancasila, Polres Nias Selatan: Berbeda dalam Keberagaman, Bersatu dalam Pancasila
Raih Juara 1 Pencak Silat, Siswa Terput Global 1 Dapat Apresiasi

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Pengurus PDNI Kepulauan Nias Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Teluk Dalam

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:56 WIB

NCW Endus Dugaan Kongkalikong Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin, Desak KPK Masuk Brebes

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Pom Bensin Di Amandraya Diduga Layani BBM Subsidi Dengan Jerigen

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Disorot, Peserta Pertanyakan Transparansi Evaluasi

Berita Terbaru