MBG Dengan Sistem Prasmanan, Terobosan Atau Pemborosan?

- Editor

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMK Tinta Emas Indonesia sedang antri MBG Prasmanan

Siswa SMK Tinta Emas Indonesia sedang antri MBG Prasmanan

KOTA BEKASI , Mediakarya – Makanan Bergizi Gratis (MBG) biasanya disajikan melakukan paket ompreng yang sudah melalui pemorsian . Namun, Badan Gizi Nasional (BGN) dengan metode prasmanan.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mustikajaya, Kota Bekasi menjadi pilot project untuk menyajikan MBG dengan prasmanan di SMK Tinta Emas Indonesia.

Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Mustikajaya, Afwan Setiawan, mengatakan bahwa SPPG Mustikajaya 4 mendapatkan nota tugas dari BGN sebagai dapur percontohan memberikan MBG Prasmanan di Kota Bekasi.

“Tentunya melalui sistem prasmanan ini kita harapkan tidak adanya insiden ataupun hal tidak inginkan dalam program MBG. Jadi target utama kita dalam zero insiden yang disampaikan oleh kepada Badan Gizi Nasional,” ujar Afwan kepada media, pada Senin 11 Oktober 2026.

Ia juga mengatakan bahwa kebelihan dari MBG Prasmanan, menu yang disajikan kepada para siswa dan guru lebih hangat dan fresh, sehingga nilai gizi akan lebih terjaga.

“Jadi harapannya, pilot project MBG prasmanan ini berjalan aman, layak dan juga tentunya gizinya dapat di terima oleh siswa dan guru,” imbuhnya.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pembegal Ibu Hamil, Para Pelaku Masih Pelajar

Uji coba MBG Prasmanan ini akan dilaksanakan selama 2 pekan dan saat ini sudah memasuki hari ke 6.

Sementara itu, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tinta Emas Indonesia, Suprihatin menyambut baik MBG Prasmanan tersebut.

Menurutnya, ada beberapa keuntungan pada sistem itu yaitu makanan yang lebih hangat dan masih fresh. Hal ini membuat para siswa antusias, walaupun pada hari pertama banyak menyita waktu.

“Kebetulan dengan MBG prasmanan waktu hari pertama karena baru pertama memang agak menyita waktu sedikit dan tidak banyak. Kebetulan kami itu istirahat sekalian sholat, isoma itu makan MBG itu 45 menit dan kita Alhamdulillah waktunya masih cukup,” katanya.

Disisi lain, metode MBG dengan sistem prasmanan membutuhkan tambahan peralatan tanpa mengurangi ompreng yang telah ada. Hal ini tentu kembali membutuhkan anggaran tambahan, ditambah lagi dengan waktu dan pegawai tambahan pula dalam penyajian.(Mme)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sat Lantas Polres Nias Selatan Gelar Polantas Karib di SMK BNKP Lahusa
Warga Sekitar TPST Bantargebang Protes Sumur Artesis Rusak, Tuntut Perbaikan dan Minta Bantuan Air Bersih
Oktavianus Bu’ulolo: ‘Tidak Boleh Ada Tempat bagi Kekerasan Perempuan dan Anak di Nias Selatan
AJI-IJTI dan KKJ Desak Kapolda Sultra Usut Tuntas Kekerasan Jurnalis di Polres Baubau
Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut
Kendalikan Alih Fungsi Lahan, Pemkab Nisel Gelar Uji Publik Raperda LP2B

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Sat Lantas Polres Nias Selatan Gelar Polantas Karib di SMK BNKP Lahusa

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:37 WIB

MBG Dengan Sistem Prasmanan, Terobosan Atau Pemborosan?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Warga Sekitar TPST Bantargebang Protes Sumur Artesis Rusak, Tuntut Perbaikan dan Minta Bantuan Air Bersih

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Oktavianus Bu’ulolo: ‘Tidak Boleh Ada Tempat bagi Kekerasan Perempuan dan Anak di Nias Selatan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:58 WIB

AJI-IJTI dan KKJ Desak Kapolda Sultra Usut Tuntas Kekerasan Jurnalis di Polres Baubau

Berita Terbaru

Siswa SMK Tinta Emas Indonesia sedang antri MBG Prasmanan

Daerah

MBG Dengan Sistem Prasmanan, Terobosan Atau Pemborosan?

Senin, 12 Okt 2026 - 15:37 WIB

Ketua Bidang Advokasi F-SPGI, Purijan Karismandely

Ekonomi & Bisnis

F-SPGI Adukan Dugaan PHK Sepihak 11 Pekerja PT Indonesia Epson Industry

Senin, 12 Okt 2026 - 14:21 WIB