Pakar Imbau Elit Golkar Responsif Sikapi Wacana Eksodus Kader di Jabar

- Editor

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar (Foto: Mediakarya.di)

Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar (Foto: Mediakarya.di)

BANDUNG, Mediakarya – Ratusan kader Partai Golkar Jawa Barat dikabarkan bakal melakukan eksodus dan mengalihkan haluan politik ke sejumlah partai.

Isu tersebut dipicu oleh gejolak internal dan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat yang baru, Daniel Mutaqien Syafiuddin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun mediakarya.id, ratusan kader tersebut berencana bergabung ke sejumlah partai, baik partai yang memiliki wakil di parlemen maupun partai nonparlemen.

Gejolak tidak hanya muncul dari internal DPD Tingkat I. Kebijakan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang dinilai menjadi kepanjangan tangan Presiden ke-7 Joko Widodo juga memicu kekhawatiran di tingkat akar rumput.

Kekhawatiran itu terkait dengan potensi Partai Golkar ditinggalkan pemilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang.

Salah satu sumber mediakarya.id menyebut, baik Ketua DPD Golkar Jabar maupun Ketua Umum Partai Golkar saat ini dinilai tidak merepresentasikan keinginan kader partai yang mengusung semangat kekaryaan.

“Bahkan Golkar saat ini diduga dikuasai oleh kelompok organisasi tertentu. Anehnya, para senior Golkar justru hanya cari aman. Sementara kelompok-kelompok itu terus bergerak melakukan manuver dan hanya mencari kekuasaan,” kata sumber tersebut kepada mediakarya.id, Senin (12/10/2026).

Hingga berita ini diturunkan, mediakarya.id masih berupaya mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut kepada pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat dan DPP Partai Golkar.

Elit Golkar Diminta Responsif

Pakar komunikasi politik dan kebijakan publik Dr. Adi Suparto menanggapi wacana eksodus ratusan kader Partai Golkar Jawa Barat ke sejumlah partai lain yang dipicu gejolak internal pasca pergantian Ketua DPD.

Baca Juga:  Sahrul Bosang Terus Perjuangkan Hak Tanahnya yang Diserobot Pihak Pengembang

Adi mengimbau agar elit Partai Golkar dapat bersikap bijak dan responsif dalam menyikapi dinamika serta aspirasi yang berkembang di tingkat akar rumput (grassroots).

Menurutnya, sikap tersebut penting untuk menjaga soliditas internal partai, tetap mengakar pada basis pemilih, serta menghindari terjadinya perpecahan atau penurunan kepercayaan publik.

“Elit Golkar perlu bijak dan responsif melihat aspirasi akar rumput. Ini penting untuk soliditas dan menjaga kepercayaan publik,” ujar Adi Suparto saat diminta tanggapannya oleh mediakarya.id, Senin (12/10/2026).

Untuk mengelola dinamika di akar rumput secara bijak, Adi menyarankan sejumlah langkah strategis. Pertama, menyediakan saluran komunikasi yang terbuka dan jujur antara pengurus pusat (elit) dan kader di daerah guna mendengar keluhan serta aspirasi secara langsung.

Kedua, mempertimbangkan masukan dari tingkat bawah dalam proses pengambilan keputusan strategis, seperti penentuan calon ketua DPD berdasarkan rekam jejak dan prestasi, bukan semata kedekatan elit.

Ketiga, menghindari pernyataan publik yang saling bertolak belakang atau memicu polarisasi di dalam tubuh partai.

“Energi organisasi harus diarahkan untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat desa atau kelurahan demi menghadapi kontestasi politik 2029, bukan dihabiskan untuk konflik internal,” tegasnya. (Ugy

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Analis IPPS Ingatkan Bahaya Pemburu Rente Manfaatkan Calon Ketua
Pasca Putusan MK Desakan Pemakzulan Gibran Mengalir Deras, Pakar Ingatkan Jalur Konstitusi Panjang dan Ketat
Pengamat Ini Duga Polemik Ijazah Gibran Sengaja Digoreng untuk Alihkan Isu MBG dan Kopdes
Tanpa Jokowi Mustahil Jadi Ketum Golkar, Tapi Saat Ijazah Gibran Disoal Bahlil Bungkam
DNIKS Dorong Anak Disabilitas Tunjukkan Potensi Lewat Gerak Inklusif 2026
Agus Wahid: Bahlil Bukan Figur Arus Bawah, Golkar Terancam Kehilangan Marwah dan Elektoral
Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan
Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Pakar Imbau Elit Golkar Responsif Sikapi Wacana Eksodus Kader di Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Analis IPPS Ingatkan Bahaya Pemburu Rente Manfaatkan Calon Ketua

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:46 WIB

Pasca Putusan MK Desakan Pemakzulan Gibran Mengalir Deras, Pakar Ingatkan Jalur Konstitusi Panjang dan Ketat

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pengamat Ini Duga Polemik Ijazah Gibran Sengaja Digoreng untuk Alihkan Isu MBG dan Kopdes

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Tanpa Jokowi Mustahil Jadi Ketum Golkar, Tapi Saat Ijazah Gibran Disoal Bahlil Bungkam

Berita Terbaru

Pengaspalan yang dilaksanakan Pemerintah Desa melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu)

Daerah

Warga Cilember Bogor Sambut Positif Pengaspalan di Kota Batu

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:41 WIB