Sekjen NCW: Ijon Proyek APBD Sudah Rahasia Umum, Saatnya Kapolri Suyudi Bertindak

- Editor

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen National Corruption Watch (NCW), Rechan Nazar,

Sekjen National Corruption Watch (NCW), Rechan Nazar,

JAKARTA, Mediakarya  – Sekretaris Jenderal Nasional Corruption Watch (NCW) Rechan Nazar menaruh harapan besar kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk memaksimalkan peran Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) dalam mengungkap praktik ijon proyek di sejumlah daerah.

Rechan menilai, praktik ijon atau jual-beli proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sudah menjadi rahasia umum dan menjadi hulu dari korupsi di daerah.

“Di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi, NCW menaruh harapan besar agar Polri dapat memaksimalkan perannya dalam pemberantasan korupsi di daerah. Utamanya dalam kasus proyek yang dibiayai APBD. Sebab praktik ijon proyek sudah jadi rahasia umum,” tegas Rechan saat dihubungi mediakarya.id, Selasa (13/10/2026).

Selain mendorong pengungkapan kasus, NCW juga meminta Kapolri memastikan jajarannya di bawah tidak terlibat dalam praktik bancakan proyek.

NCW meminta Kapolri memberikan atensi khusus agar tidak ada anggota Polri yang bermain dan meminta jatah titik proyek APBD kepada kepala daerah maupun kontraktor.

Baca Juga:  NCW Bekasi Raya Soroti Ketimpangan Program PAPS, Desak KDM Evaluasi SMAN 12 Kota Bekasi

“Kami minta Kapolri memastikan anggotanya di bawah tidak terlibat dalam jatah titik proyek APBD. Ini yang sering dikeluhkan pengusaha dan menjadi sumber kebocoran anggaran,” ujarnya.

Rechan mengaku optimis di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi Ario Seto, citra Polri yang selama ini dipersepsikan negatif di mata publik dapat kembali pulih.

Menurutnya, jargon ‘Polri Bersama Masyarakat’ yang diusung Kapolri baru harus diterjemahkan sebagai aksi nyata, bukan sekadar jargon seperti sebelumnya ‘Polri Presisi’ yang dinilai hanya slogan.

“NCW optimis bahwa di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi, ‘Polri Bersama Masyarakat’ bukan sekedar jargon, sebagaimana sebelumnya jargon Polri Presisi. Kami yakin Jenderal Suyudi mampu mengembalikan citra Polri,” tutup Rechan. (Ugy)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dari Kampung Ambon Hingga Deli Serdang, IPW Apresiasi Gebrakan Kapolri Berantas Narkoba
Sekjen LPKAN: Kasus Ijazah Gibran di MK Uji Kedewasaan Demokrasi, Dugaan Tak Boleh Jadi Vonis
KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan Nusron Wahid Pekan Ini
Peran Inspektorat Daerah Dinilai Belum Maksimal Jadi Benteng Anti Korupsi, LPKAN: Rawan Intervensi Kepala Daerah
KPK Ingatkan Nusron Wahid Soal Keteladanan Pejabat Publik: Patuh Proses Hukum
IPW Duga Jaksa Pangkas Dakwaan Febrie Adriansyah, Hanya Jerat TPPU Predicate Crime Korupsi
Dari Gedung MPR ke Hotel Royal Kuningan, Sekjen LPKAN Soroti Kronologi Dugaan Suap Muktamar NU
Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Dari Kampung Ambon Hingga Deli Serdang, IPW Apresiasi Gebrakan Kapolri Berantas Narkoba

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Sekjen NCW: Ijon Proyek APBD Sudah Rahasia Umum, Saatnya Kapolri Suyudi Bertindak

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40 WIB

KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan Nusron Wahid Pekan Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Peran Inspektorat Daerah Dinilai Belum Maksimal Jadi Benteng Anti Korupsi, LPKAN: Rawan Intervensi Kepala Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:30 WIB

KPK Ingatkan Nusron Wahid Soal Keteladanan Pejabat Publik: Patuh Proses Hukum

Berita Terbaru

Pengaspalan yang dilaksanakan Pemerintah Desa melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu)

Daerah

Warga Cilember Bogor Sambut Positif Pengaspalan di Kota Batu

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:41 WIB