JAKARTA, Mediakarya – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan kunjungan silaturahmi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk memperkuat sinergi dengan ulama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pertemuan itu menjadi kunjungan ketiga Suyudi ke MUI. Kunjungan pertama saat dirinya menjabat sebagai Kapolres Jakarta Pusat, kedua bersama Irjen Herry saat agenda kunjungan ke MUI, dan ketiga kalinya kini sebagai Kapolri.
“Kami menyadari bahwa harkamtibmas adalah tanggung jawab kami tapi kami Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari segenap elemen masyarakat khususnya Majelis Ulama Indonesia,” ujar Jenderal Suyudi Ario Seto, Rabu (14/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyoroti kedekatan tugas kepolisian dengan tugas keulamaan. Menurutnya, baik polisi maupun ulama memiliki misi yang linier, yakni menjaga kebaikan dan mencegah keburukan.
“Banyak polisi mungkin turun ke masjid-masjid dalam kegiatan subuh keliling, salat Jumat keliling. Sekali lagi bukan kita bermaksud ingin menjadi ustad tapi kita senang sekali kalau kita juga diberikan kemampuan untuk menjadi khatib,” kata Suyudi.
Ia bahkan membuka wacana agar para Kapolres dilatih untuk bisa tampil berbicara di forum-forum masjid.
“Boleh juga nanti dilatihkan misalnya para Kapolres kita untuk bisa berbicara di forum-forum masjid saya rasa bagus karena memang tugas polisi dan ulama itu hampir sama,” ujarnya.
“Tugas polisi dan ulama tuh hampir sama. Ya kan? Hampir sama. Amar ma’ruf nahi munkar. Iya kan? Ini tugas yang sebenarnya hampir linier, tugas ulama dengan polisi. Kita menjaga atau memelihara kebaikan, mencegah kemungkaran, kejahatan. Jadi tugas polisi juga sama seperti itu,” lanjut Kapolri. (Edr)











