JAKARTA, Mediakarya– Untuk mewujudkan pulau tersebut menjadi Pulau Bebas Sampah pertama di Indonesia, Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu terus menggeber pengelolaan sampah di Pulau Pramuka, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Upaya ini dilakukan dengan mendorong pengelolaan sampah yang terpadu sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Menurut Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Achmad Hariadi, Pulau Pramuka telah berkomitmen untuk bergerak menuju kawasan bebas sampah.
“Pulau Pramuka saat ini telah berkomitmen untuk bergerak menuju Pulau Bebas Sampah pertama di Indonesia. Sebuah langkah nyata untuk membangun kawasan yang bersih, lestari, dan berkelanjutan melalui pengelolaan sampah yang terpadu, edukatif, dan bernilai guna,” kata Hariadi dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).
Kata Hariadi, pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada penyelesaian persoalan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran dan inovasi untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat.
Melalui upaya tersebut, masyarakat diharapkan dapat melihat sampah sebagai persoalan yang perlu ditangani sekaligus sumber daya yang memiliki nilai guna apabila dikelola dengan tepat.
Hariadi mengungkapkan, pengelolaan lingkungan juga dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata di Pulau Pramuka.
“Kami percaya bahwa sampah bukan hanya persoalan yang harus diselesaikan, tetapi juga sumber pembelajaran, inovasi, dan perubahan perilaku. Dari Pulau Pramuka, kami ingin menghadirkan pengalaman baru bahwa menjaga lingkungan dapat berjalan seiring dengan menikmati keindahan pariwisata,” bebernya.
Konsep tersebut sejalan dengan semangat Enjoy Waste Management, Enjoy the Tourism, yakni mengajak masyarakat dan wisatawan menikmati kawasan wisata yang bersih sekaligus mendukung upaya pengelolaan sampah.
Melalui komitmen menuju Pulau Bebas Sampah, Pulau Pramuka diharapkan dapat menjadi kawasan yang mengedepankan kepedulian masyarakat, kelestarian lingkungan, serta pariwisata berkelanjutan.
Hariadi menegaskan, cita-cita tersebut berangkat dari upaya membangun pulau yang bersih, masyarakat yang peduli, dan lingkungan yang tetap lestari.
“Pulau yang bersih, masyarakat yang peduli, lingkungan yang lestari, dan pariwisata yang berkelanjutan. Dari Pulau Pramuka, kita mulai langkah menuju Indonesia yang lebih hijau dan bebas sampah,” pungkasnya. (dri)










