Allan Lohy Dorong Penanganan Nasional Karhutla Papua jika Kabut Asap Capai Maluku

- Editor

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Allan Lohy mendorong pemerintah pusat memperkuat penanganan karhutla Papua jika kabut asap meluas ke Maluku melalui koordinasi lintas wilayah dan mitigasi bencana.

Allan Lohy mendorong pemerintah pusat memperkuat penanganan karhutla Papua jika kabut asap meluas ke Maluku melalui koordinasi lintas wilayah dan mitigasi bencana.

AMBON, Mediakarya – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Allan Lohy, mendorong keterlibatan pemerintah pusat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua apabila dampak kabut asap meluas hingga ke provinsi lain, termasuk Maluku.

Menurut Lohy, karhutla tidak hanya menjadi persoalan di wilayah tempat kebakaran terjadi. Penyebaran asap lintas wilayah berpotensi mengganggu kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan aktivitas warga sehingga membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Lohy kepada wartawan di Ambon, Kamis (15/10/2026). Sebelumnya, ia juga menyampaikan hal serupa dalam rapat kerja gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Maluku bersama 13 mitra kerja untuk membahas mitigasi karhutla. Rapat berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Maluku, Rabu (14/10/2026).

Dalam rapat tersebut, Lohy menyoroti perlunya perhatian terhadap wilayah Papua Selatan, khususnya Merauke dan sekitarnya. Menurutnya, koordinasi lintas wilayah perlu diperkuat apabila kebakaran di daerah tersebut berpotensi menimbulkan dampak hingga ke wilayah lain.

“Langkah-langkah terpadu harus dikoordinasikan. Pemerintah di wilayah Papua Selatan, termasuk Merauke dan daerah sekitarnya, perlu bergerak bersama untuk menangani persoalan ini,” ujar Lohy.

Ia menilai, penanganan karhutla harus melampaui batas administrasi pemerintahan. Pemerintah di wilayah yang mengalami kebakaran perlu berkoordinasi dengan daerah yang berpotensi terdampak agar pengendalian sumber api dan perlindungan masyarakat dapat berjalan secara terpadu.

Baca Juga:  Kejari Kota Sukabumi Dalami Dugaan Korupsi Kerja Sama Pasar Gudang

Lohy juga mengingatkan agar mitigasi tidak hanya berfokus pada titik kebakaran di wilayah Maluku. Potensi masuknya kabut asap dari luar daerah, termasuk Papua, perlu diperhitungkan dalam penyusunan langkah antisipasi.

Menurutnya, kabut asap memiliki karakteristik dampak lintas wilayah sehingga penanganannya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak sesuai kewenangan masing-masing.

“Dampak kabut asap lintas wilayah harus menjadi perhatian bersama. Persoalan ini tidak mengenal batas administrasi pemerintahan,” tegasnya.

Lohy berpandangan, apabila skala kebakaran dan dampaknya memenuhi kriteria penanganan nasional, pemerintah pusat perlu mempertimbangkan intervensi sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, penanganan tidak hanya bergantung pada kemampuan pemerintah daerah di lokasi kebakaran.

Ia berharap koordinasi antardaerah dan dukungan pemerintah pusat dapat memperkuat pengendalian karhutla sekaligus mengurangi risiko dampak kabut asap terhadap masyarakat Maluku.

Lohy menegaskan, sinergi lintas wilayah menjadi bagian penting dalam mitigasi bencana, terutama ketika kebakaran di satu daerah berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan dan kesehatan bagi masyarakat di daerah lainnya. (Hab)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Polres Nias Selatan Sita 27 Paket Sabu dan Uang Jutaan Rupiah dari Sarang Narkoba Lahusa
GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu
Jangkau Milenial dan Gen Z, Film Ageman Jadi Media Edukasi Toleransi di UIN Raden Intan
Proses Terus Berjalan, Puspaga Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Seksual
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Disnaker Kota Bekasi Bantah Ada Staffnya Terlibat Loker Bodong
Alami Kerusakan Perahu Saat Melaut, Nelayan Nias Selatan Berhasil Ditemukan Selamat
Polres Nias Selatan Tegaskan Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Anak di O’ou Berjalan Profesional dan Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Allan Lohy Dorong Penanganan Nasional Karhutla Papua jika Kabut Asap Capai Maluku

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Polres Nias Selatan Sita 27 Paket Sabu dan Uang Jutaan Rupiah dari Sarang Narkoba Lahusa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:59 WIB

GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Jangkau Milenial dan Gen Z, Film Ageman Jadi Media Edukasi Toleransi di UIN Raden Intan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Proses Terus Berjalan, Puspaga Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Seksual

Berita Terbaru