GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius

- Editor

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Graha Hera yang diduga menjadi lokasi loker bodong di Bekasi

Graha Hera yang diduga menjadi lokasi loker bodong di Bekasi

KOTA BEKASI, Mediakarya – Lowongan kerja palsu di Bekasi Timur dikabarkan kembali beroperasi. Hal ini dikuatkan dengan video yang beredar, staff Disnaker kota Bekasi bersama dengan PT. Satya Wira perkasa yang sebelumnya bernama PT. ACB, di ruko perkantoran The East 81, Jl. Cut Mutia Blok A2 No 15, Bekasi Timur kota Bekasi.

Dalam video tersebut, pihak PT Satya Wira perkasa yang juga merupakan terlapor dalam kasus penipuan modus lowongan kerja mengucapkan terimakasih kepada Disnaker yang telah mendukung kembali dibukanya penerima calon tenaga kerja.

Hal ini mendapat kecaman dari DPC GMNI kota Bekasi, Nicolas Tamba selaku ketua cabang mengatakan bahwa dari kejadian ini kami menduga ada keberpihakan pemerintah untuk melindungi praktik-praktik seperti ini.

“Sebelumnya kami sudah melakukan laporan secara resmi ke Disnaker kota Bekasi, bahkan sudah melakukan sidang ke bersama ke PT tersebut. Hingga membuka laporan kepolisian ke polres metro Bekasi kota,” ujar Nicolas kepada media, Selasa (20/10/26).

Nicolas kembali menambahkan, Komunikasi juga selalu intens kepada pihak Disnaker kota Bekasi, namun jawaban dari Disnaker selalu menunggu hasil keputusan Disnaker provinsi Jawa barat.

Namun hari ini di tanggal 20 Oktober 2026, ketika Disnaker kota Bekasi bersama Disnaker Jawa barat akhirnya mendatangi kantor PT tersebut.

Baca Juga:  Jelang Arus Mudik, Perbaikan Jalan di Kota Bekasi Gunakan Teknik Beton Fast Track

“Kami sangat kecewa melihat faktanya, mereka bukannya terlihat seperti sedang melakukan penindakan terhadap dugaan pelanggaran hukum. Tetapi malah terlihat seperti sedang melakukan reuni, pejabat macam apa seperti itu?,”  Ucap Nicolas

Ia merasa miris apa yang telah dialami  korban yang sedang ia dampingi, sampai hari ini uangnya belum dikembalikan senilai Rp 2.500.000. Bahkan mungkin banyak korban lainnya dalam permasalahan ini. Kemudian ia juga mempertanyakan komitmen pemerintah dalam melakukan pelayanan masyarakat, sungguh sangat berbanding terbalik.

Ia juga menyindir Dedy Mulyadi Gubernur Jawa Barat yang dinilai keras pada setiap kontennya, terutama kepada nasib para pekerja, namun, ia menilai cenderung ingin menunjukkan dirinya sebagai sosok yang idealis Dimata masyarakat, padahal tujuannya hanya pencitraan semata guna menaikkan elektabilitas pribadinya.

Sedangkan realitas yang terjadi diluar kamera, roda pemerintahan dibawah kepemimpinan Dedy Mulyadi hanya omong kosong belaka atau (AAS ) Asal Akang Senang.

“Padahal Undang-Undang ketenagakerjaan yang baru disahkan memiliki spirit yang sangat menjamin hak tenaga kerja, peserta magang, maupun para pencari kerja. Loh ini di Jawa Barat para pencari kerjanya saja tidak diperjuangkan,” Tutup nico. (Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas
Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri
Percantik Akses Menuju Wisata, Desa Tugu Utara Bogor Geber Pengaspalan
Disharmonisasi Kepala Daerah vs OPD Marak, LPKAN: Banyak OPD Merasa Kebal karena Dibekingi Partai
Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat
Loker Palsu Di Bekasi Makin Menjamur, Dari Timur Pindah Ke Barat
Dekati Ratusan Jemaat, Cara Polres Nias Selatan Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
Allan Lohy Dorong Penanganan Nasional Karhutla Papua jika Kabut Asap Capai Maluku

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:47 WIB

GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:55 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Percantik Akses Menuju Wisata, Desa Tugu Utara Bogor Geber Pengaspalan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Disharmonisasi Kepala Daerah vs OPD Marak, LPKAN: Banyak OPD Merasa Kebal karena Dibekingi Partai

Berita Terbaru

Opini

Di Bawah Payung Ortodoksi Ekonomi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:03 WIB