Perintah Airlangga untuk Kader Golkar: Mesin Partai Harus Panas, Jangan Dimatikan

- Editor

Minggu, 24 Oktober 2021 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memerintahkan seluruh kader partai untuk bekerja keras. Bersiap menghadapi kontestasi pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024.

“Yang bisa kita lakukan bekerja keras dan berjuang sisanya lillahi ta’ala,” kata Airlangga setelah acara peresmian Markas Baru MKGR, Jakarta Pusat, Minggu (24/10).

Perintah Airlangga ini juga disampaikan untuk para legislator baik pusat maupun daerah. Seluruh fraksi partai Golkar seharusnya mulai mengurusi wilayah-wilayah lain, bukannya hanya kawasannya sendiri.

“Seluruh jajaran fraksi harus kita kencangkan dan saya ingatkan bahwa fraksi tidak hanya mengurusi dapur tetapi juga di wilayah-wilayah lain,” imbaunya.

Dikabarkan dari merdeka, Airlangga juga memerintahkan seluruh kadernya untuk ikut membantu memanaskan mesin partai di bawah komando Zainudin Amali selaku Ketua Pemenangan Bapilu partai Golkar.

Baca Juga:  Buruh di Kabupaten Bekasi Tuntut Kenaikan Upah Minimum

“Seluruhnya nanti dikoordinasikan untuk pemenangan di wilayah mana. Dan tentu bagi yang tidak anggota fraksi pun apalagi yang sudah komisaris juga membantu. Jadi kita harus semakin maju dan semakin bergerak,” terangnya.

Menurut Airlangga, mesin partai harus terus dipanaskan. Agar semangat kader partai untuk memenangkan Pemilu 2024 bisa terjaga.

“Mesin partai panas terus jangan dimatiin, ini meyakinkan bahwa mesinnya itu sampai, bensinnya cukup, mesinnya sudah diservis, ini kan overhaul, dengan kantor baru, semangat baru, mesin baru sehingga untuk memenangkan partai,” pesannya.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi
RUU Pemilu Berpotensi Hanguskan Jutaan Suara Pemerintah Ancang Ancang Skema Penyelamatan
Prabowo Teken Perpres Tata Kelola Kopdes Merah Putih, Operasionalnya Belum Jelas
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:30 WIB

Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi

Kamis, 24 September 2026 - 10:18 WIB

RUU Pemilu Berpotensi Hanguskan Jutaan Suara Pemerintah Ancang Ancang Skema Penyelamatan

Kamis, 24 September 2026 - 10:07 WIB

Prabowo Teken Perpres Tata Kelola Kopdes Merah Putih, Operasionalnya Belum Jelas

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Berita Terbaru

Kapolres Nias Selatan saat terima perwakilan GMNI

Daerah

Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:48 WIB