Akui Apload Narasi Hoaks, Staf Ahli Kemenkominfo Siap Lepaskan Jabatan

- Editor

Sabtu, 18 Desember 2021 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: net)

Ilustrasi (Foto: net)

JAKARTA, Mediakarya – Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Bidang Hukum RI Profesor Henry Subiakto meminta maaf atas narasi salah atau hoaks di akun Twitter-nya pada Jumat kemarin.

Di mana Henry menarasikan terkait seorang anak kecil yang tidur di jalan. Dan Henry  menyebutkan bahwa anak kecil itu merindukan Ibunya yang merupakan korban peperangan di Irak.

Padahal, narasi itu salah atau hoaks. Narasi tersebut sudah tersebar sejak tahun 2014. Dan telah dibantah oleh seniman India yang merupakan pemilik foto itu.

Akibat penyebaran narasi hoaks tersebut, profesor di Universitas Airlangga ini di-bully. Ramai-rami netizen pun ‘menyerangnya’.

Seperti diketahui, persoalan ini bukan pertama kali Henry membagikan informasi yang salah. Hal tersebut dibahas oleh pengguna Twitter @meinaret yang kesal karena beberapa kali Henry ketahuan menyebar informasi salah dan tidak meminta maaf.

“Sudah prof. Sudah. Cukup. Semakinngeles, semakin menunjukkan kualitas profesor anda. Kata guru ngaji saya yang bukan seorang Profesor, kalau salah, ya lebih baik minta maaf, janganngeles,” tutur seorang pengguna Twitter @NaylaAzam membalas cuitan Henry.

Usai diserang warganet, Henry mengakui salah memberikan narasi tentang foto yang diunggahnya di Twitter.

Baca Juga:  TKN Prabowo-Gibran Pastikan Warga Non-Biner Punya Hak Sama

“Foto anak tertidur yang saya upload ini ternyata tidak ada hubungannya dengan konflik di Irak, sejarahnya seperti yang dijelaskan di Tempo. Untuk itu saya minta maaf atas kesalahan narasi foto tersebut. Terima kasih pada teman-teman yang sudah mengoreksinya. Yuk tetap kita jaga kedamaian di negeri ini,” ujarnya di akun Twitter, Sabtu (18/12/2021).

Prof Henry juga berjanji akan keluar dari jabatannya di Kemenkominfo usia menulis  narasi hoaks itu. Dia mengatakan, tahun depan dirinya akan keluar dari pemerintah agar bisa bebas mengerjakan kecintaannya kepada NKRI.

“Tahun depan saya memutuskan akan berhenti dari jabatan di pemerintah. Saya rindu sebagai orang kampus, yang tidak perlu dibebani dengan sebutan pejabat dll. Saya akan lebih bebas suarakan kecintaan saya pad negeri ini, menghadapi mereka yang perilaku dan ucapannya merugikan bangsa besar ini,” ucapnya.

Henry pun mengakui foto itu salah sejarahnya, tapi pesan utuhnya adalah perang akan bawa penderitaan ke banyak orang. “Maka kita harus jaga negeri ini agar damai, foto hanya ilustrasi. Bagi orang-orang pecinta keributan bukan pesan damainya yang ditangkap, tapi kekeliruan sejarah fotonya yang dianggap pidana,” cuit Henry.

.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik
Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis
Agus Wahid: Reshuffle Prabowo Paradoks, Copot Purbaya hingga Mutasi Sigit dan Dudung
Pengamat Sebut Reshuffle Ala Ketapel, Sarat Akomodasi Politik
GNK Soroti Komposisi Wantimpres, Singgung Gaya Komunikasi Rocky Gerung
Dilantik Jadi Wantimpres Rocky Gerung Kritis Terhadap Kebijakan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:09 WIB

Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Agus Wahid: Reshuffle Prabowo Paradoks, Copot Purbaya hingga Mutasi Sigit dan Dudung

Berita Terbaru