Guru Madrasah di Pandegelang Hanya Dapat Honor Rp25 Ribu Per Bulan

- Editor

Kamis, 23 Desember 2021 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah.

Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah.

JAKARTA, Mediakarya  –  Nasib guru madrasah di Pandeglang, Banten yang hanya mendapat honor sebesar Rp25 ribu per bulan mendapat keperihatinan sejumlah kalangan. Salah satunya diungkapkan Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah.

Dimyati mengaku miris dengan honor dan kesejahteraan guru madrasah di Pandeglang. Hal tersebut diungkapkannya usai menerima aspirasi dari DPC-FKDT Kabupaten Pandeglang di Ruang Rapat BURT DPR RI, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (22/12/2021).

Oleh karena itu, pihaknya akan mencoba mengomunikasikan dengan Kementerian Agama. Pasalnya, guru, termasuk guru madrasah merupakan pahlawan tanpa tanda jasa yang mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, beriman dan berakhlak.

“Hari ini saya mendapat aspirasi atau aduan terkait nasib guru madrasah di Pandeglang, Banten yang tergabung dalam DPC-FKDT (Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Kabupaten Pandeglang. Mereka mengadukan nasib guru Madrasah yang hanya mendapat lima puluh ribu rupiah sebulannya. Saya tentu miris dan prihatin mendengarnya,” ujar politisi partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Baca Juga:  Ketua OJK: Penguatan Pengaturan dan Pengawasan Terintegrasi Penting

Selain itu DPC-FKDT berharap DPR mendorong pemerintah untuk memberikan bantuan fisik pada madrasah. Baik itu berupa fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus), perbaikan ruang kelas dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPR RI ini berjanji akan memperjuangkan aspirasi tersebut ke pihak-pihak terkait. Di antaranya Kementerian Agama dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perlindungan Rakyat (PUPR) untuk bisa membantu menyelesaikan hal itu.

Sebagai Anggota DPR yang memiliki tiga fungsi utama, membuat aturan (undang-undang), menyetujui anggaran dan pengawasan, dirinya berjanji akan memperjuangkan aspirasi DPC-FKDT yang notabene merupakan bagian dari masyarakat sekaligus konstituen di Dapilnya.

“Saya akan meneruskan aspirasi tersebut dan mendorong Menteri PUPR serta tentu saja Pemda Pandeglang untuk dapat membantu membuatkan MCK dan beberapa fasilitas pendukung madrasah lainnya,” ungkapnya.**

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK
Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat
Rektor Universitas Paramadina Tanggapi Usulan Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Selasa, 22 September 2026 - 22:48 WIB

Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak

Selasa, 22 September 2026 - 11:27 WIB

Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB