Pengamat Nilai Pidato Politik Giring Seperti Tukang Obat

- Editor

Minggu, 26 Desember 2021 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Pidato mantan vokalis Nidji Giring Ganesha Djumaryo yang juga Plt. Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait pernyataannya yang subyektif terhadap  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat reaksi dan nyinyiran dari sejumlah aktivis.

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia Democratic Policy Satyo Purwanto mengungkapkan, pernyataan Giring menyerang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diibaratkan seperti tukang obat..

“Giring ini lama-kelamaan gayanya macam ketua perkumpulan tukang obat, main klaim, asal tuduh,” tulis Satyo baru-baru ini.

Mantan aktivis ’98 itu menilai pidato Giring Ganesha saat HUT ke-7 PSI dipenuhi perasaan benci. Hal itu berbahaya bagi keberlangsungan politik di Indonesia.

“Jika ada orang berpolitik dasarnya adalah kebencian, bangsa ini dalam situasi bahaya besar,” beber Satyo.

Baca Juga:  Antara Giring dan Anies, Siapa yang Lebih Berkualitas?

Menurut dia, parpol pada prinsipnya menjadi fondasi demokrasi. Sudah semestinya partai berperan edukatif bagi masyarakat dalam berpolitik.

“Bukan tugas parpol apalagi orang dengan jabatan ketum parpol yang justru menebar tudingan dengan tendensi kebencian,” timpalnya.

Melansir JPNN, Giring sebelumnya menyebut Indonesia akan berada di lubang kesuraman, jika pemimpin setelah Joko Widodo (Jokowi) ialah sosok pembohong dan pernah dipecat oleh eks Gubernur DKI Jakarta itu.

“Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja,” kata Giring.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jelang Musda Golkar, GNK Peringatkan Kader Jangan Terjebak Penumpang Gelap Berkedok Senior
Effendi Gazali Gedor PKB Soal Ijazah Gibran: Dorong Hak Angket, Stop Kebohongan! PSI Saja Bilang Good Luck
Ahmad Doli Ngamuk Diserang Hasyim Asy’ari: Dia Lupa Pernah 2 Kali Dipecat Karena Munafik! Komisaris BUMN Hadiah dari Siapa?
Yusuf Blegur Skakmat Pernyataan Bakom Syahganda: Kasihan Pembantunya Prabowo, Klarifikasi Terus dan Kelewat Offside
Bakom RI: Wapres Gibran Tidak Bisa Di-impeachment, Penurunan Foto Kurang Baik
Di Podcast Akbar Faizal, Bos Charta Politika Bongkar Alasan Berseberangan dengan Jokowi
Pakar Imbau Elit Golkar Responsif Sikapi Wacana Eksodus Kader di Jabar
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Analis IPPS Ingatkan Bahaya Pemburu Rente Manfaatkan Calon Ketua

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Jelang Musda Golkar, GNK Peringatkan Kader Jangan Terjebak Penumpang Gelap Berkedok Senior

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Effendi Gazali Gedor PKB Soal Ijazah Gibran: Dorong Hak Angket, Stop Kebohongan! PSI Saja Bilang Good Luck

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Ahmad Doli Ngamuk Diserang Hasyim Asy’ari: Dia Lupa Pernah 2 Kali Dipecat Karena Munafik! Komisaris BUMN Hadiah dari Siapa?

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bakom RI: Wapres Gibran Tidak Bisa Di-impeachment, Penurunan Foto Kurang Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Di Podcast Akbar Faizal, Bos Charta Politika Bongkar Alasan Berseberangan dengan Jokowi

Berita Terbaru

Nasional

KPK Beraksi Pejabat BNPB Diciduk OTT

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:15 WIB